Kompas TV otomotif news

Tampil Buruk di Sirkuit, Fabio Quartararo Salahkan Ban Motor

Kamis, 16 September 2021 | 10:56 WIB
tampil-buruk-di-sirkuit-fabio-quartararo-salahkan-ban-motor
Pembalap tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo menjadi juara di MotoGP Belanda 2021. (Sumber: Twitter @MotoGP)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pembalap Fabio Quartararo merupakan pembalap muda yang sempat mendominasi balapan pada paruh pertama musim MotoGP 2021.

Namun usai liburan musim panas, pembalap nomor 20 itu tak lagi mendominasi balapan-balapan terbaru.

Sejak MotoGP Styria, pembalap Prancis itu hanya mengisi dua kali podium yang mana satu di antaranya juara. Seperti yang terjadi di MotoGP Aragon, Fabio Quartararo justru menyelesaikan balapan di posisi ke-8.

Baca Juga: Marc Marquez Akui Keunggulan Bagnaia di MotoGP Aragon 2021

Dilansir dari GP One, Kamis (16/9/2021) Fabio Quartararo memiliki perasaan yang baik setelah pemanasan. Bahkan dirinya meyakini dapat memperebutkan posisi di podium, namun hasil justru menunjukkan kebalikannya.

"Kemudian setelah start, saya menyadari bahwa akan sulit untuk tetap berada di depan. Saya mencoba berjuang untuk membawa pulang posisi ini dan saya senang dengan apa yang saya lakukan di akhir balapan yang tentunya tidak mudah," kata Fabio.

Usai balapan berakhir, Fabio Quartararo menduga masalah datang dari ban pada motornya. Menurut Pembalap Monster Yamaha itu, ban belakang terasa aneh, ban motor M1 miliknya terasa tidak normal dan tidak teratur yang belum pernah dialaminya.

"Saya tidak ingin menyalahkan ban, tetapi, setelah beberapa lap, saya merasakan sesuatu yang tidak normal dan tidak teratur. Belum pernah, sebelum hari ini, saya mengalami sensasi ini," tuturnya.

Baca Juga: Juara di MotoGP Aragon, Bagnaia Pangkas Jarak Poin dengan Quartararo

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19