Kompas TV regional berita daerah

UNS: Mahasiswa Diantar Pulang Polisi ke Kampus

Kamis, 16 September 2021 | 10:39 WIB

SOLO, KOMPAS.TV - Terkait aksi yang dilakukan para mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang diamankan polisi karena membentangkan poster saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah, rektorat Universitas Sebelas Maret belum memutuskan seperti apa nantinya.

Pihak rektorat UNS Solo, Jawa Tengah, memastikan 10 orang mahasiswa yang sempat dibawa petugas sudah diantarkan ke kampus dengan selamat. Dan mahasiswa sudah kembali, tanpa kurang dan dalam kondisi baik.

"Kemarin sudah dipulangkan sore, diantar dari pihak kepolisian. Yang penting sudah tidak ada apa-apa,  anak-anak sudah baik-baik saja. Nanti dipikirkan belakangan lah supaya baik semuanya, kampus baik, mahasiswanya semakin baik," kata Ahmad Yunus, Wakil Rektor I UNS Solo.

Sementara itu, pihak kepolisian membantah jika disebut melakukan penangkapan. Mahasiswa hanya dibina dan diberi pemahaman bagaimana tata cara penyampaian pendapat di muka umum. Aksi kemarin, sama sekali belum ada pemberitahuan ke polisi.

"Tidak ada ditahan, kemarin itu kan ada kata-kata ditahan itu kan. Tidak ada ditahan ya, mereka hanya diberikan pemahaman. Jadi kita harapkan agar sesuai dengan undang-undang penyampaian pendapat ya, jadi kalau memang mau menyampaikan pendapat ya seharusnya 1x24 jam mereka harus lapor dulu," tutur Kombes Iqbal Al Qudusy, Kabid Humas Polda Jateng.

Sebelumnya, 10 orang mahasiswa dibawa petugas kepolisian. Mereka nekat melakukan aksi bentang poster di jalur yang dilalui Presiden Joko Widodo, ketika melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sebelas Maret Senin (13/9/2021)  kemarin.

#jokowidodo #universitassebelasmaret #poldajateng

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PPKM Kota Semarang Turun Level 1

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19