Kompas TV regional peristiwa

Pertenak Ayam yang Bentangkan Poster pada Jokowi Diundang ke Istana Presiden

Kamis, 16 September 2021 | 10:27 WIB

KOMPAS.TV - Suroto peternak ayam asal Blitar, Jawa Timur yang ditangkap polisi karena membentangkan poster pada presiden Jokowi pada Rabu (15/09) siang diundang ke Istana.

Nama Suroto mendadak viral setelah peternak ayam petelur itu nekat melakukan aksi demo seorang diri saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Blitar, Jawa Timur pada 7 September lalu.

Baca Juga: Kunjungi Aceh dan Sumatra Utara, Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Beri Pengarahan Forkopimda

Saat itu Suroto membentangkan poster ke arah Presiden Jokowi dengan tulisan "Pak Jokowi, bantu peternak beli jagung dengan harga wajar.”

Tak lama setelah poster dibentangkan Suroto ditangkap polisi. Satu minggu berlalu, aksi nekat Suroto itu ternyata membawanya ke Istana Negara.

Bersama 14 peternak ayam petelur lainnya, Suroto diundang ke Istana untuk menyampaikan keluh kesah dalam menjalankan usaha perunggasan.

Setelah bertemu presiden, Suroto tak menyangka presiden justru berterima kasih atas poster yang ia bentangkan sehingga presiden bisa mengetahui masalah peternak selama ini.

Setelah mendengar keluhan dari para pelaku usaha perunggasan dan peternak ayam petelur, Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan agar segera membuat terobosan yang bisa menyeimbangkan harga di sektor perunggasan, seperti harga jagung untuk pakan ternak, dan harga telur.

Di era demokrasi seperti ini, aspirasi tentu bisa disuarakan siapa saja termasuk keluhan warga seperti Suroto yang bekerja sebagai seorang peternak ayam kepada Presiden Jokowi.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Lifestyle

9 Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19