Kompas TV regional kriminal

Lima Perampok Toko Emas di Medan Ditangkap, Salah Satunya Dilumpukan Polisi

Kamis, 16 September 2021 | 09:56 WIB

KOMPAS.TV - Lima pelaku perampokan toko emas di Medan, Sumatera Utara ditangkap. Salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan hingga meninggal dunia karena mencoba melawan petugas.

Ini adalah visual saat petugas kepolisian menangkap salah satu pelaku.

Ada lima pelaku perampokan ditangkap di lima lokasi berbeda, seorang pelaku berperan merekrut sementara 4 pelaku berperan sebagai eksekutor.

Sebelumnya 4 perampok bersenjata api merampok toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan. Pelaku sempat mengancam petugas keamanan dan menembakan senjata api ke udara.

Selain mengambil emas sebanyak 7 kg, perampok menembak satu orang di lokasi kejadian.

Pasca penangkapan polisi juga menggeledah rumah keluarga salah satu pelaku yang ditembak mati yang dijadikan tempat menyembunyikan emas curian.

Polisi juga menyita sejumlah senjata api dan peluru yang diduga milik perampok HT.

Dalam menjalankan aksinya HT merupakan pelaku utama dibantu 4 pelaku lain yang 3 diantaranya berperan ikut langsung melakukan perampokan, sedangkan 1 pelaku lagi berperan untuk merekrut salah satu pelaku untuk ikut dalam perampokan.

Kapolda Sumatera Utara menyebut, aksi perampokan yang dilakukan para pelaku dilakukan dengan terencana.

Baca Juga: Titik Terang Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Bukan Perampokan, Polisi Periksa Suami Korban

Sebelum merampok para pelaku terlebih dahulu melakukan pemetaan di lokasi perampokan dan melakukan survei untuk menentukan kapan akan melakukan perampokan.

Para pelaku, juga membalut jari-jari mereka dengan alat medis penutup luka untuk menghindari munculnya sidik jari di lokasi perampokan.

Para pelaku yang terlibat dalam kasus ini ditangkap di 5 daerah berbeda yakni Kota Medan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Asahan, Provinsi Aceh, dan Provinsi Riau.

Penangkapan para pelaku setelah dilakukan analisis lebih dari 70 rekaman kamera pengawas, sesaat setelah para pelaku melakukan aksi perampokan.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19