Kompas TV klik360 cerita indonesia

Eco Enzyme Dari Sisa Buah! Cairan untuk Pembersih Lingkungan

Kamis, 16 September 2021 | 05:28 WIB

BALI, KOMPAS.TV - Salah satu Komunitas peduli lingkungan Clean Up Tegalalang (CUT) di Gianyar, memanfaatkan pengelolahan limbah sampah organik. Yang diantaranya terdiri dari sisa buah, hingga sayuran lokal diolah untuk menjadi cairan eco enzyme. Dimana cairan itu nantinya akan digunakan untuk pembersih lingkungan warga.

Pengurus peduli lingkungan Clean Up Tegalalang (CUT), Nyoman Budha Antara,mengatakan bahwa komunitas ini memanfaatkan berbagai macam sampah organik untuk diolah menjadi cairan eco enzyme.

“Dengan adanya program ini, ada dua manfaat yang bisa kita berikan kepada masyarakat. Pertama lingkungan bersih dari sampah organik yang kedua kita dapat pupuk alami atau perstisida yang efektif,” ujarnya. Dimana dengan cairan eco enzyme yang dihasilkan melalui pengolahan limbah ini, bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. “Diantaranya dimanfaatkan oleh warga untuk mengepel lantai, sebagai pupuk, bahkan menghilangkan juga bisa bau busuk,” paparnya.

Budha juga menjelaskan, untuk pengelolaan limbah yang bisa di fermentasi, digunakan limbah dapur yang berasal dari dapur seperti ampas buah dan sayuran. Limbah dapur itu kemudian dicampurkan dengan gula aren dan aroma yang dilarutkan ke dalam air.

Adapun rincian yang digunakan delam membuatn cairan eco enzyme ini, dimana ukuran untuk takaran fermentasi. Dimana untuk satu kilogram gula aren, akan dicampur dengan tiga kilogram limbah organik. Selanjutnya, dicampur ke dalam sepuluh liter air. “Setelah itu, didiamkan dulu selama tiga bulan, baru kemudian jadi dan bisa dipakai,” tambahnya. 

Penulis : Herwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19