Kompas TV regional kriminal

Perampok Toko Emas di Medan Gunakan Sepeda Motor Curian untuk Beraksi

Kamis, 16 September 2021 | 04:05 WIB
perampok-toko-emas-di-medan-gunakan-sepeda-motor-curian-untuk-beraksi
Dua toko emas di Pasar Tradisional Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Medan digasak perampok bersenjata pada Kamis (26/8/2021). (Sumber: Kompastv/Ant)

MEDAN, KOMPAS.TV – Polisi terus mengembangkan kasus perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan. Para penyidik menyatakan, satu dari dua unit sepeda motor yang digunakan para pelaku untuk beraksi, telah dijual. Hal itu diungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak di Mapolda Medan, Rabu (15/9/2021).

"Kasus tersebut terus dikembangkan karena satu unit dari dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku merampok toko emas telah dijual," ujar Panca seperti dilansir dari Antara, Kamis (16/9/2021).

Menurut Panca, sepeda motor yang digunakan para pelaku perampokan merupakan hasil kejahatan pencurian yang dilakukan oleh salah seorang pelaku berinisial H.

Baca Juga: 5 Perampok Toko Emas di Medan Berhasil Ditangkap Personel Polda Sumut

"Kita akan terus mencari siapa penadah (pembeli) sepeda motor hasil curian itu. Sepeda motor tersebut merupakan hasil kejahatan pencurian yang dilakukan H," ujarnya.

Sebelumnya, Personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meringkus lima pelaku perampokan bersenjata terhadap dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan. Kelima pelaku yang ditangkap adalah H (38) warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam, P (32) warga Jalan Menteng VII Medan Denai, F (21) warga Jalan Garu I Medan Amplas, PG (26) wargaMedan Johor, dan D (28) warga Medan.

Baca Juga: 5 Perampok Toko Emas di Medan Berhasil Ditangkap, Begini Tugas Masing-masing

Peristiwa perampokan terhadap dua toko emas, yakni toko emas Aulia dan Masrul F itu terjadi pada akhir Agustus lalu (26/8/2021). Para pelaku yang menggunakan dua unit sepeda motor berhasil menggasak emas 6,8 kg dari dua toko emas tersebut. Sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP), pelaku H sempat menembak seorang juru parkir atas nama Julius yang mencoba menghalangi aksi perampokan tersebut.

Pada saat dilakukan prarekonstruksi, salah seorang pelaku perampokan, yakni H, mencoba melawan petugas. Hingga, petugas pun mengambil tindakan tegas yang berakibat dengan meninggalnya H.

Baca Juga: Satu dari Empat Perampok Toko Emas Medan Ditembak Mati Polisi

Penulis : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV/Antara




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19