Kompas TV nasional berita utama

Ramai Penangkapan Pembentang Poster, Kapolri Terbitkan Telegram soal Penyampaian Aspirasi

Rabu, 15 September 2021 | 22:30 WIB
ramai-penangkapan-pembentang-poster-kapolri-terbitkan-telegram-soal-penyampaian-aspirasi
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram menanggapi penangkapan Suroto, peternak di Blitar dan 10 mahasiswa UNS terkait tindakan membentangkan poster. (Sumber: Dok. Divisi Humas Polri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram menanggapi peristiwa penangkapan Suroto, peternak di Blitar, Jawa Timur, dan 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret atau UNS. Hal itu terkait dengan tindakan membentangkan poster aspirasi pada Presiden Jokowi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, telegram bernomor STR 862/IX/PAM.3/2021 itu terbit hari ini, Rabu 15 September 2021.

Argo menyebut, telegram itu terbit mengingat undang-undang menjamin hak menyampaikan pendapat di muka umum.

Baca Juga: Mural dan Grafiti Bagian dari Sejarah Melawan Kolonialisme

“Berekspresi, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sudah diatur di Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.” ujar Argo dalam jumpa pers, Rabu (15/9/2021).

Ada empat poin Telegram Kapolri yang berisi imbauan agar jajaran Polri tidak lagi melakukan penangkapan pada masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

“Berkaitan dengan hal tersebut agar tidak terulang kembali, Kapolri menyampaikan pada jajaran kasat wilayah polda seluruh Indonesia,” kata Argo.

Poin pertama adalah imbauan Kapolri Listyo Sigit agar jajarannya bersikap manusiawi pada masyarakat saat kunjungan kerja Presiden Jokowi.

“Pertama, bahwa setiap pengamanan kunjungan kerja agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif,” beber Argo.

Lalu, jajaran Polri hanya bertugas memberi pengawalan pada kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi, bukan melakukan penangkapan.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19