Kompas TV nasional wawancara

Anies Larang Pajang Iklan Rokok, Apa Kata Pengusaha?

Rabu, 15 September 2021 | 20:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Satpol PP lakukan sidak dan memberikan peringatan dan menutup etalase yang menampilkan iklan dan kemasan rokok di minimarket dan supermarket.

Sidak dilakukan di mini market dan supermarket di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.

Sidak yang dilakukan mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang melarang adanyan iklan dan kemasan rokok terpampang di rak penjualan.

Dari hasil sidak, baik minimarket maupun supermarket, masih memasang iklan dan produk rokok di tempat display barang.

Petugas pun memberikan teguran berupa surat pernyataan tertulis agar pemilik usaha mengikuti aturan pemasangan iklan dan penjualan rokok serta menempel stiker larangan iklan rokok di akses pintu masuk toko.

Sebelumnya,  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang iklan sampai bungkus rokok dipajang di area penjualan Jakarta.

Larangan tersebut tertuang dalam seruan Gubernur nomor 8 tahun 2021 tentang pembinaan kawasan dilarang merokok yang ditandatangani pada Juni lalu.

Lebih rinci aturan tersebut dalam poin 3 dituliskan untuk “Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), termasuk memajang kemasan, bungkus rokok, atau zat adiktif di tempat penjualan.”

Gubernur Anies menambahkan, aturan ini dibuat untuk melindungi masyatrakat dari bahaya rokok.

Lalu apa kata pengusaha?

Simak perbincangannya bersama Kepada Dewan Penasehat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Tutum Rahanta.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19