Kompas TV regional berita daerah

Penuh Haru, Kisah Anak Pemulung di Malang Yang Jadi Juara Karate

Rabu, 15 September 2021 | 18:32 WIB

MALANG, KOMPAS.TV-Keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang seseorang meraih prestasi mengejar mimpi.

Di Kabupaten Malang, kisah seorang anak pemulung yang hanya hidup bersama Ibunya viral di media sosial, usai menyabet juara dalam turnamen karate tingkat Kabupaten.

Dalam video yang viral di media sosial ini, terlihat masing-masing anak dan Ibu beriringan membawa sepeda, usai sang anak menjadi juara harapan 1 dalam turnamen karate tingkat Kabupaten yang digelar di gedung Bela Negara Kota Malang pada pekan lalu.

Adalah Aditya Saiful Alam bersama Ibunya, Sulastri, warga Jenggolo Kabupaten Malang yang viral dalam video ini.

Sehari-hari Ia hanya hidup berdua setelah sang ayah meninggal dunia 12 tahun silam.

Kondisi rumah yang rusak dan penuh dengan rongsokan membuat Ibu dan anak ini terpaksa harus menumpang di rumah neneknya untuk sementara waktu.

Meski demikian kondisi ini tidak menyulutkan bocah berusia 12 tahun ini untuk terus belajar mengejar prestasi. 

Ia mengikuti latihan karate sejak masih duduk di bangku TK.

Semangat mengejar prestasi ini tak lain untuk membahagiakan orang tua demi mengejar cita-cita.

Tak hanya itu, Aditya juga memiliki mimpi untuk bertemu dengan presiden Joko Widodo.

“Saya ingin membahagiakan kedua orang tua” kata Aditya.

Prestasi sang anak ini membuat Sulastri sebagai seorang Ibu bangga.

“Dia pantang menyerah, meski di tengah keterbatasan” terang sang Ibu.

Mengejar mimpi di tengah himpitan ekonomi adalah perjuangan yang tidak mudah.

Namun semangat demi orang tua dan cita-cita adalah potret dari seorang Aditya.

#videoviral #anakberprestasi

Penulis : KompasTV Malang

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19