Kompas TV klik360 sinau

Telinga Berdengung Saat Naik Pesawat, Apa Penyebabnya?

Kamis, 16 September 2021 | 15:03 WIB

KOMPAS.TV - Saat naik pesawat, hampir semua orang pernah merasakan kondisi tidak nyaman seperti telinga berdengung hingga terasa sakit. Apa penyebabnya?

Melansir Mayo Clinic, telinga berdengung saat naik pesawat bisa disebut dengan airplane ear. Kondisi ini disebut juga barotrauma telinga, barotitis media, atau aerotitis media.

Kondisi ini terjadi ketika tekanan udara di telinga tengah dan tekanan udara di lingkungan sekitar tidak sama dan membuat gendang telinga tidak bekerja secara normal.

Ketika pesawat lepas landas atau mendarat, tekanan udara dengan sangat cepat berubah. Saluran eustachius dalam telinga yang berfungsi mengatur tekanan udara tidak dapat bereaksi cukup cepat dan menyebabkan telinga berdengung.

Selain berdengung, gejala lain yang bisa muncul di antaranya rasa sakit di telinga, telinga terasa tersumbat, pendengaran yang teredam, atau gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Gangguan ini juga bisa terjadi saat menyelam, ada ledakan di sekitar, naik elevator, atau mengemudi di pegunungan.

Cara paling umum untuk mencegah telinga berdengung saat berada di pesawat adalah dengan menguap atau menelan sesuatu saat pesawat lepas landas dan mendarat.

Aktivitas ini dapat mengaktifkan otot-otot yang membuka saluran eustachius. Mengisap permen atau mengunyah permen karet juga mampu membantu mulut menelan secara otomatis.

Selanjutnya bisa juga melakukan manuver valsava atau upaya pernapasan dengan menutup mulut dan hidung sambil mengeluarkan udara seperti sedang meniup balon.

Selain itu, usahakan tetap terjaga dan hindari tidur saat pesawat akan lepas landas atau mendarat. Hal ini dilakukan agar tubuh mampu untuk melakukan perawatan diri yang diperlukan dengan cukup baik.

Pada umumnya kondisi tersebut berlangsung selama beberapa hari, dan bisa memerlukan penanganan dokter apabila rasa tidak nyaman yang dirasakan semakin parah.

Baca Juga: Penggemar Tintin Tak Perlu Sedih, Pesawat Rackham yang Ikonis Tetap Mengudara Hingga 2026

(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tiga Orang Meninggal Akibat Gempa Bali

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19