Kompas TV nasional politik

Ribuan Kategori Hitam Covid Keliaran di Tempat Umum, Puan Ingatkan Pemerintah Tak Kendor

Rabu, 15 September 2021 | 10:37 WIB
ribuan-kategori-hitam-covid-keliaran-di-tempat-umum-puan-ingatkan-pemerintah-tak-kendor
Ketua DPR RI Puan Maharani (Sumber: Dok. DPR RI)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah tak terlena dengan fenomena kasus Covid-19 yang terus mengalami penurunan. Kewaspadaan harus selalu ditingkatkan, karena pandemi ini belum berakhir.

“Walaupun PPKM terus mengalami tren penurunan status, jangan lengah, jangan kendor, agar tidak lagi terjadi lonjakan kasus lagi,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9/2021). 
 
Kementerian kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 3.830 orang berstatus hitam terdeteksi berkeliaran di tempat umum. Kategori hitam sendiri berarti orang yang terpapar atau merupakan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Baca Juga: Setelah Berbulan-bulan Turun, Kini Kasus Covid-19 di AS Naik Lagi

Politikus PDIP itu meminta Satgas Penanganan Covid-19 menerjunkan tim reaksi cepat jika mengetahui adanya orang berstatus hitam yang berkeliaran di tempat umum. Aplikasi itu bisa menjadi acuan untuk melakukan pelacakan.

“Pasien-pasien Covid-19 yang berada di tempat umum agar segera dilakukan dikarantina untuk menghindari penularan, dan dirawat sebaik mungkin hingga mereka sembuh,” ujarnya.

Menurut dia, di tengah kasus Covid-19 yang masih landai ini, maka harus dijadikan momentum untuk pemerintah memperbaiki seluruh infrastruktur kesehatan. 

“Melandainya kasus covid ini harus dijadikan momentum untuk berbenah, siapkan infrastruktur kesehatan, terutama infrastruktur khusus untuk menangani kasus-kasus corona,” kata Puan.

Baca Juga: Penelitian di India Sebut Antibodi Covid-19 Turun Drastis setelah 4 Bulan Vaksinasi

Ia menyebut, dengan infrastruktur kesehatan yang memadai, diharapkan tidak ada lagi gelombang corona berikutnya. Karena, sarana dan prasarana bagi masyarakat terkait Covid-19 juga harus dimaksimalkan. 

“Sehingga tidak lagi terjadi kekurangan bed bagi pasien corona di rumah sakit, kelangkaan oksigen, obat-obatan, dan lain sebagainya,” katanya.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19