Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Heboh Ribuan Orang dengan Notif Hitam Berkeliaran di Mal, APPBI Tegaskan Mereka yang Ditolak

Rabu, 15 September 2021 | 10:31 WIB
heboh-ribuan-orang-dengan-notif-hitam-berkeliaran-di-mal-appbi-tegaskan-mereka-yang-ditolak
Program Sapa Indonesia: ribuan orang dengan notifikasi hitam dengan dugaan positif Covid-19  berkeliaran di fasilitas umum.(Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia menanggapi adanya informasi ribuan orang bernotifikasi hitam dengan dugaan positif Covid-19 berkeliaran di fasilitas umum. 

Dalam penegasannya, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengatakan, 3.830 orang tersebut ditolak masuk karena terdeteksi positif Covid-19, bukan yang berhasil masuk ke mal.

“Saya ingin mengklarifikasi dan mempertegas bahwa mereka-mereka ini yang notifikasi hitam bukan berhasil jalan-jalan tetapi mereka mau mencoba masuk mal tetapi tidak bisa masuk. Jadi, berhasil di tolak, bukan berhasil jalan-jalan di mal,” ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja dalam program Sapa Indonesia KompasTV, Rabu (15/9/2021).

Ia menjelaskan, masyarakat yang datang ke pusat perbelanjaan maupun mal syaratnya adalah melakukan pemindaian QR Code atau scanning PeduliLindungi pada pintu masuk. Dari hasil pemindaian tersebut akan muncul notifikasi warna.

Jika notifikasi berwarna merah atau hitam akan langsung dilarang masuk, sedangkan untuk notifikasi warna hijau atau kuning bisa masuk ke mal dan pusat perbelanjaan.

Namun, Alphonzus mengungkapkan, pihak mal hanya bisa melakukan dalam tahap deteksi itu saja. Untuk penanganan selanjutnya, ia menyerahkan pada pemerintah.

Kendati demikian ia berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan jika diperlukan seperti hukum legal. Pasalnya, pusat perbelanjaan maupun mal tidak mempunyai kewenangan atau hukum untuk menangani orang yang terdeteksi notifikasi hitam.

Sehingga dalam penanganannya, pihaknya tidak bisa menahan atau mengarahakan untuk isolasi mandiri atau penanganan medis. “Jadi kami hanya bisa menemukan warna notifkasi hitam. Kami tidak tahu apakah itu karena orang tersebut positif Covid-19 atau kontak erat,” ujar Alphonzus.

Baca Juga: Menkes Sebut Ada 3 Ribu Orang Positif Covid-19 yang Jalan-jalan ke Mal

Penanganan selanjutnya

Untuk itu, ke depan, pihak pusat perbelanjaan tau mal dapat diberi kewenangan terkait tindakan selanjutnya apabila menemukan orang-orang dengan notifikasi hitam. “Saya kira ini menjadi PR kita yang harus di selesaikan karena saat ini kami tidak bisa menangani hal itu,” imbuhnya.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19