Kompas TV internasional kompas dunia

Mantan Anggota Intelijen AS Didakwa Karena Melakukan Peretasan Untuk UEA

Rabu, 15 September 2021 | 05:40 WIB
mantan-anggota-intelijen-as-didakwa-karena-melakukan-peretasan-untuk-uea
Ilustrasi peretasan oleh hacker. (Sumber: Pixabay)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Tiga mantan intelijen dan operasi militer Amerika Serikat (AS) mengakui telah membuat teknologi peretasan canggih untuk Uni Emirat Arab (UEA). 

Mereka setuju untuk membayar hampir $AS 1,7 juta guna menyelesaikan tuntutan pidana pada Selasa (14/9/2021).

Menurut Departemen Kehakiman AS, perjanjian pembayaran ini  merupakan kasus pertama di negara Paman Sam tersebut.

Ketiga terdakwa adalah Marc Baier, Ryan Adams dan Daniel Gericke.

Mereka dituduh telah bekerja sebagai manajer senior di sebuah perusahaan yang berbasis di UEA, yang melakukan operasi peretasan.

Orang-orang itu tidak memiliki izin dari Departemen Luar Negeri AS untuk menyediakan layanan tersebut, seperti yang disyaratkan oleh undang-undang federal.

Baca Juga: Amnesty International: Peretasan Akun Pengurus BEM UI Bentuk Pembungkaman, Melanggar Hak Berekspresi

Selain harus membayar sebanyak $ 1,68 juta, mereka juga diwajibkan untuk bekerja sama dengan penyelidikan Departemen Kehakiman dan memutuskan hubungan apa pun dengan badan intelijen atau penegak hukum UEA.

Jika orang-orang itu mematuhi persyaratan yang ditetapkan selama tiga tahun, Departemen Kehakiman tidak akan melanjutkan tuntutan.

Sebagai bagian dari perjanjian, ketiga pria itu tidak boleh membantah fakta yang dituduhkan oleh jaksa.

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/The Associated Press




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19