Kompas TV regional viral

Kabar Terbaru Balita yang Gemar Makan Tanah, Hiperaktif dan Menderita Anemia

Rabu, 15 September 2021 | 04:05 WIB
kabar-terbaru-balita-yang-gemar-makan-tanah-hiperaktif-dan-menderita-anemia
VF (3), balita yang memiliki kegemaran makan tanah, tinggal di Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah. (Sumber: KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

TEGAL, KOMPAS.TV - Balita asal Kota Tegal, Jawa Tengah, yang gemar memakan tanah,VF, telah menjalani pemeriksaan lanjutan. Hasilnya bocah 3 tahun itu dinyatakan sebagai hiperaktif dan menderita anemia.

Kepala Puskesmas Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal Fikrie El Mujahid mengatakan, temuan itu merupakan hasil pemantauan terhadap VF yang sebelumnya telah diperiksa di rumah sakit. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, diketahui jika ananda anak yang hiperaktif. Didapatkan juga kondisi anemia. Sementara untuk kondisi lainnya dalam batas normal," terang Fikrie, Selsas (14/9/2021).

Lebih lanjut, Fikrie memastikan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan anak dari pasangan Casmo dan Umrotun Khasanah tersebut.

Baca Juga: Balita di Tegal Gemar Makan Tanah, Rumah Sakit Lakukan Pemeriksaan

Sebelumnya, VF sempat dibawa ke RSUD Kardinah setelah dikunjungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, Senin (13/9/2021).

Ibu dari VF, Umrotun mengungkapkan, anaknya yang memiliki kebiasaan memakan tanah sejak 1,5 tahun lalu memang tidak pernah mengeluh soal kondisi tubuhnya.

Kendati demikian, disebutkannya bahwa VF pernah beberapa kali mengalami sakit perut tapi tak berlangsung lama.

"Setelah dikasih obat warung alhamdulillah sembuh. Jadi tidak pernah dibawa ke dokter," jelas Umrotun.


 

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas.com




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19