Kompas TV nasional peristiwa

Politikus PDIP Yakin Polisi Bisa Temukan Pelaku Penyebar Hoaks soal Megawati dalam Dua Hari

Selasa, 14 September 2021 | 21:49 WIB
politikus-pdip-yakin-polisi-bisa-temukan-pelaku-penyebar-hoaks-soal-megawati-dalam-dua-hari
Hoaks soal meninggalnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beredar di media sosial. Politikus PDIP Henry Yosodiningrat pun melaporkan dua akun media sosial penyebar hoaks. (Sumber: KOMPAS/YUNIADHI AGUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politikus senior PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat yakin kepolisian akan bergerak cepat menindaklanjuti laporan kasus penyebaran hoaks meninggalnya Megawati Soekarnoputri.

Seperti diketahui, Henry melaporkan dua akun media sosial ke Polda Metro Jaya pada Senin (13/9/2021).

Laporan Henry atas akun Youtube "Mahakarya Cendana" dan akun TikTok "Jatim070881" tercatat dengan nomor: LP/B/4518/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Laporkan Penyebar Hoaks Megawati Meninggal, Politikus PDIP: Nangis Darah akan Tetap Saya Tuntut

“Saya langsung mengambil langkah hukum karena saya menganggap akan percuma (berkomunikasi). Polisi langsung sudah mengetahui tempatnya di mana dan langsung melakukan lidik,” ujar Henry kepada Kompas TV, Selasa (14/9/2021).

Henry yakin polisi dapat bergerak cepat menangkap para pelaku penyebar berita bohong itu.

“Saya berkeyakinan polisi dalam waktu 1-2 hari sudah bisa menemukan pelaku,” lanjutnya.

Henry melaporkan pemilik dua akun media sosial dengan Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Selain Henry, Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta juga melaporkan akun-akun media sosial penyebar berita bohong itu.

“Penyebaran hoaks melalui flyer bergambar ibu Megawati Soekarnoputri, salah satu yang dirugikan dari PMI. Dirugikan karena flyer mencatut nama PMI DKI,” ujar Kabid Kerjasama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta, Arya Sandhiyudha.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV/Kompascom



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19