Kompas TV nasional sosial

CPNS 2021: Tak Bawa Surat Swab atau Antigen, Bagaimana Nasib Peserta?

Selasa, 14 September 2021 | 19:51 WIB
cpns-2021-tak-bawa-surat-swab-atau-antigen-bagaimana-nasib-peserta
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan akan diikuti oleh 18.125 orang peserta (Sumber: Kanwilkumham Sulsel)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 kini telah memasuki tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD).

Proses seleksi ini dilakukan dengan menggunakan bantuan metode computer assisted test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Peserta SKD di masa pandemi diwajibkan membawa dan menujukkan surat negatif Covid-19.

Lantas bagaimana nasib para peserta yang tak membawa surat negatif Covid-19?

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerjasama BKN Satya Pratama mengungkapkan keterangan swab test RT PCR atau rapid test antigen dengan hasil negatif/non reaktif merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi peserta.

Baca Juga: Ramai Netizen Unggah Sertifikat SKD CPNS, BKN Jelaskan Cara Mendapatkannya

Surat keterangan tes bisa diperoleh dengan melakukan tes antigen dengan waktu maksimal 1x24 jam atau RT-PCR dengan pengambilan sampel maksimal 2x24 jam.

“(Tes swab atau antigen) merupakan (salah satu) syarat yang harus dipatuhi untuk kesehatan dan keselamatan bersama, panitia dan peserta,” ujar Satya dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/09/2021).

BKN melindungi hak-hak peserta alam mengikuti tes. Namun, keputusan akhir berada di tangan panitia seleksi.

“Panitia pelaksana di titik lokasi diberi kewenangan untuk memberikan izin atau tidak kepada peserta, berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat,” lanjutnya.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas.com/Menpan.go.id




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19