Kompas TV regional kriminal

Hampir Satu Bulan Lakukan Pemeriksaan, Polisi Belum Temukan Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Selasa, 14 September 2021 | 17:02 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Senin (13/09) sore, setelah sekitar satu jam di dalam ruang penyidik, anak tertua dari korban pembunuhan ibu dan anak di Subang Jawa Barat, pertengahan Agustus lalu, keluar lebih cepat dari Gedung Reskrim Polres Subang.

Baca Juga: Diperiksa ke-9 Kalinya Terkait Kasus Pembunuhan Subang, Yosef Tertunduk Lesu

Ia mengatakan dirinya tidak jadi diperiksa karena sedang sakit.

Ia diizinkan pulang oleh penyidik Polres Subang, untuk memulihkan kesehatannya.

Di hari yang sama, sang ayah yang juga suami korban, bersama keponakannya juga dimintai keterangan tambahan oleh penyidik.

Pemeriksaan sang suami yang berlangsung hingga malam, juga melibatkan tim dari Mabes Polri, yang membantu penyidik Polres Subang, untuk mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak ini.

Tim kuasa hukum dari suami korban menyebut kliennya dicecar dengan 16 pertanyaan.

Dari keterangan kuasa hukum sang suami, polisi menanyakan kepemilikan rumah yang ditinggali suami dan para korban.

Polisi juga menanyakan asal-usul dari kepemilikan yayasan serta sumber dana yayasan.

Hingga hari ke-26, polisi belum juga berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak ini.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian, namun  penyelidikan dan penyidikan, masih terus dilakukan. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19