Kompas TV regional berita daerah

Jangan Campur Limbah Masker dengan Sampah Rumah Tangga!

Senin, 13 September 2021 | 17:47 WIB

Penulis : Dea Davina

BLITAR, KOMPAS.TV - Kesadaran masyarakat untuk memisahkan sampah medis seperti masker bekas pakai, alat tes antigen dengan sampah rumah tangga masih rendah.

Hal ini diungkapkan oleh petugas tempat pembuangan sampah Punakawan, Kabupaten Blitar Jawa Timur yang menemukan masker bekas pakai bercampur dengan sampah lainnya.

Dan jumlah sampah medis setiap harinya bertambah, hingga hampir 70 persen.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Gelar Sayembara untuk Tangkap Pelaku Pembuang Limbah Bengawan Solo

Tidak hanya mencemari, tetapi sampah medis, juga membahayakan bagi petugas kebersihan.

Padahal harusnya sampah medis, berupa masker bekas harus dikumpulkan di satu tempat yang sama, kemudian didisinfeksi.

Lalu kemudian diubah bentuknya dan kemudian dipisahkan oleh pengguna sejak dari rumah masing masing.

Baca Juga: Petugas Tempat Pembuangan Sampah Khawatir Risiko dari Limbah Masker

Bukan hanya masker, namun petugas juga kerap menjumpai alat bekas tes antigen.

Kini petugas berharap, pemerintah daerah dapat mengedukasi warga agar tidak mencampur sampah medis dengan sampah lainnya. 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19