Kompas TV nasional peristiwa

Kemenkes Siapkan Dua Opsi Penangananan Covid-19 Tahun Depan: Antara Normal dan Lonjakan Kasus

Senin, 13 September 2021 | 11:42 WIB
kemenkes-siapkan-dua-opsi-penangananan-covid-19-tahun-depan-antara-normal-dan-lonjakan-kasus
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyusuri lorong rumah sakit Fatmawati Jakarta, Minggu (11/7/2021). Kedatangan Menkes untuk menyemangati pasien Covid-19 yang dirawat serta para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas. (Sumber: Dok.Kementerian Kesehatan)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Kesehatan telah memiliki dua opsi penanganan covid-19 pada tahun 2022. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meski kondisi Covid-19  sulit ditebak namun dua opsi sudah disiapkan untuk mengantisipasinya.

Skenario pertama adalah kondisi normal dan tidak ada varian baru. "Untuk kondisi normal, kasus setahun sekitar 1,9 juta kasus," kata Menkes Budi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021). 

Sementara skenario kedua adalah terjadi lonjakan kasus dan ada varian baru. "Kalau terjadi lonjakan kasus, sekitar 3,9 juta kasus atau 2 juta lebih tinggi dari skenario pertama," jelas Budi yang memberikan paparan dari Roma, Italia secara daring.

Baca Juga: Kemenkes Pastikan Data Pengguna Sistem eHAC Aman

Sebagai perbandingan, kasus Covid-19 sejak pertama kali ditemukan di Indonesia  pada Maret 2020 hingga sekarang sudah menginfeksi 4 juta orang.    

Kedua opsi yang ditawarkan oleh Kemenkes sudah didiskusikan dengan Kementerian Keuangan, karena menyangkut anggaran yang harus disiapkan. 

Baca Juga: Kemenkes Sebut Insentif Nakes Tahun 2021 Sudah Dibayarkan Sebesar Rp 5,865 Triliun


 Pada kesempatan yang sama, Menkes juga mempersiapkan rencana vaksinasi berbayar bagi masyarakat tahun depan. Vaksinasi yang disiapkan adalah yang sudah mendapatkan Emergency Use Otorization (UEA) dari Badan POM. "Masyarakat bisa milih vaksin, seperti membeli obat. Tapi ini baru rencana, perlu finalisasi," kata Budi.

Sementara vaksin yang dibayar oleh pemerintah alias gratis adalah masyarakat  Penerima Bantuan Iuran (PBI).  
 

Penulis : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19