Kompas TV nasional kesehatan

Jika Sudah Sembuh dari Covid-19, Apakah Masih Perlu Terima Vaksin? Ini Jawabannya

Senin, 13 September 2021 | 11:30 WIB

KOMPAS.TV - Anda kembali bersama segmen Sehat di Tengah Pandemi, seperti biasa setiap hari senin kita akan membahas seputar tanya jawab vaksin covid 19.  

Anda dapat melayangkan pertanyaan melalui instagram @sapaindonesia_kompastv, sehari sebelum tayang atau melalui telepon interaktif saat ini, di nomor 021-5366-0500.

Berikut pertanyaan terpilih via instagram yang akan dijawab langsung oleh Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Profesor Hindra Irawan Satari:

1. @rfly663, selamat pagi dok, saya pernah positif covid-19  dan sudah sembuh. Saya vaksin astra yang saya rasakan setelah vaksin saya tidak demam, hanya nyeri disekitar bekas suntikan kurang lebih 5 hari dok. Kedepannya apakah tidak ada masalah dok? Makasih

2. @ridwanhidayat109, pagi dokter, pada tanggal 25 agustus saya ikut vaksin dosis 1. Pasca vaksin hari itu juga hingga besoknya yang saya rasakan ngantuk dan mudah lapar tetapi tidak pusing, tidak mual dan persendian saya juga tidak nyeri. Setelah 2 hari kemudian tubuh saya kembali normal dok. Ketika  tanggal 1 september di malam harinya dok, persendian saya terasa nyeri dan kepala saya pusing. Itu termasuk efek pasca vaksin atau kenapa ya dok?

3. @amaqsilmi, selamat pagi dokter. Usia saya 28 tahun dok. Saya adalah seorang penderita batu ginjal dok, saat ini saya sedang menjalani pengobatan untuk penyakit saya ini dok. Apakah diperbolehkan dok riwayat penyakit seperti saya ini di vaksin dok? Atau saya harus menyelesaikan pengobatan terlebih dahulu dok? Mohon penjelasannya dok, makasih

Simak jawaban selengkapnya dari Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Profesor Hindra Irawan Satari dalam tayangan berikut ini.

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19