Kompas TV entertainment selebriti

Petisi Boikot Saipul Jamil Tembus 500.000 Tanda Tangan, KPI Akhirnya Surati 18 Stasiun Televisi

Senin, 13 September 2021 | 07:52 WIB
petisi-boikot-saipul-jamil-tembus-500-000-tanda-tangan-kpi-akhirnya-surati-18-stasiun-televisi
Petisi boikot Saipul Jamil sudah ditandatangani hampir 500.000 orang. (Sumber: KOMPAS TV/change.org)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memberi tanggapan terhadap petisi boikot Saipul Jamil dari televisi dan Youtube.

Respons tersebut mengikuti hasil boikot Saipul Jamil di situs Change.org yang hingga saat ini, Senin (13/9/2021) sudah mencapai 537.223 tanda tangan.

KPI menanggapi petisi tersebut di laman change.org dengan menujukan kepada masyarakat Indonesia.

"KPI telah menganalisa, mengkaji dan menilai isi dari petisi sesaat setelah petisi tersebut dibuka oleh change.org Indonesia," bunyi pernyataan KPI yang terbit, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga: Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Bantah Ajak Damai, Pengacara: Permintaan Datang Justru dari MS

Dari hasil analisa yang dilakukan, KPI akhirnya meminta seluruh lembaga penyiaran khususnya pada 18 stasiun televisi.

KPI meminta untuk tidak melakukan amplifikasi dan menglorifikasi (membesar-besarkan dengan mengulang dan membuat kesan merayakan) tentang pembebasan Saipul Jamil.

"Surat permintaan tersebut telah dilayangkan KPI ke 18 lembaga penyiaran televisi yang berjaringan secara nasional pada Senin (6/9/2021)," lanjut pernyataan tersebut.

Sikap yang diambil KPI sudah melalui pertimbangan dan memahami sensitivitas serta etika kepatutan publik terhadap kasus yang telah menimpa Saipul Jamil dan sekaligus tidak membuka kembali trauma yang dialami korban.

"KPI juga meminta lembaga penyiaran untuk lebih berhati-hati dalam menayangkan muatan-muatan perbuatan melawan hukum atau yang bertentangan dengan adab dan norma seperti (penyimpangan seksual, prostitusi, narkoba dan tindakan melanggar hukum lainnya) yang dilakukan artis atau publik figur."

Penulis : Dian Nita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Change.org




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19