Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pinjol Ilegal yang Dicoba Kepala OJK Jember Akhirnya Diblokir, Tagihannya Bikin Kaget

Senin, 13 September 2021 | 06:17 WIB
pinjol-ilegal-yang-dicoba-kepala-ojk-jember-akhirnya-diblokir-tagihannya-bikin-kaget
ILUSTRASI: Pinjaman Online (Pinjol) (Sumber: Shutterstock)

JEMBER, KOMPAS.TV - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya memblokir pinjaman online (pinjol) ilegal yang sebelumnya dicoba oleh Kepala OJK Kabupaten Jember Hardi Rofiq Nasution. Pinjol tersebut diblokir setelah ia melapor ke Satgas Waspada Investasi (SWI).

"Sudah pasti diblokir. Untuk blokir yang ilegal, SWI Jakarta rata-rata dalam satu bulan bisa lebih dari 100 pinjol ilegal," kata Hardi, Senin (13/9/2021).

Ia menjelaskan, dalam pemblokiran pinjol ilegal dan investasi ilegal, SWI OJK bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Semua pinjol ilegal, investasi ilegal, dan lain-lain yang tidak berizin atau berizin tapi melakukan kegiatan di luar izin, bisa langsung di-take down kerja sama dengan Kominfo," ujarnya.

Baca Juga: Kepala OJK Jajal Pinjol Ilegal, Kaget Dikenai Bunga Rp56.000 per Hari, Pinjaman Dipotong 30 Persen

Sebelumnya, Hardi dengan sengaja mencoba meminjam uang Rp1 juta kepada pinjol ilegal. Namun uang yang masuk ke rekeningnya hanya Rp700.000 dan dikenakan bunga pinjaman Rp56.000 per hari.

Besaran bunga itu dikenakan kepada nasabah tanpa ada pemberitahuan di awal. Hal inilah yang membuat Hardi kaget.

Pinjol juga bisa menagih Hardi setiap saat, tanpa ada penetapan tanggal pembayaran cicilan rutin.

“(Pinjol ilegal) Belum waktu gajian sudah ditagih, ini jadi lingkaran setannya,” jelas Hardi.

Hal itu tentu akan sangat memberatkan bagi nasabah yang merupakan pegawai dengan gaji bulanan. Kini ia sudah mengembalikan semua pinjaman di pinjol tersebut.

Penulis : Dina Karina | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19