Kompas TV olahraga kompas sport

Tahan Imbang Inter Milan, Pelatih Sampdoria: Kami Kecewa Gagal Menang

Minggu, 12 September 2021 | 22:03 WIB
tahan-imbang-inter-milan-pelatih-sampdoria-kami-kecewa-gagal-menang
Lautaro Martinez dan Omar Colley berebut bola dalam laga Serie A antara Sampdoria vs Inter Milan, Minggu (12/9/2021). (Sumber: Tano Pecoraro/LaPresse via Associated Press)

GENOA, KOMPAS.TV - Sampdoria menahan imbang Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2021/22 di Stadion Luigi Ferraris, hari ini, Minggu (12/9/2021). Namun, kendati memetik satu poin saat melawan juara bertahan, pelatih Sampdoria mengaku kecewa dengan hasil ini.

Pelatih Sampdoria Roberto D'Aversa menegaskan bahwa anak asuhnya tampil baik dan layak meraih poin penuh.

"Terdapat kekecewaan (atas hasil laga kontra Inter Milan), karena kami tertinggal dua kali kendati tampil bagus sejak awal," kata D'Aversa dalam konferensi pers sebagaimana dikutip dari Football Italia.

Dalam laga ini, Sampdoria tertinggal dua kali lewat tendangan bebas Federico Dimarco serta gol Lautaro Martinez. Tuan rumah mampu mengunci satu poin berkat gol yang dicetak oleh Maya Yoshida dan Tommaso Augello.

Baca Juga: Hasil Sampdoria Vs Inter Milan: Sempat Unggul Dua Kali, Nerazzurri Gagal Amankan Poin Penuh

Klub berjuluk Blucerchiati ini pun memiliki peluang emas untuk berbalik unggul. Namun, upaya Mikkel Damsgaard bisa disapu Danilo D'Ambrosio tepat sebelum masuk gawang.

Anak asuh D'Aversa pun mesti puas dengan satu poin.

"Anak-anak melakukan kerja bagus dan membawa pulang hasil positif. Karena menghadapi lawan sekuat ini (Inter), tidak pernah mudah untuk bangkit dan menjaga keseimbangan pertahanan. Dalam pertandingan lawan Inter dan (AC) Milan, performa kami lebih dari cukup dan kami kecewa tidak mendapatkan poin penuh," imbuh pelatih yang baru menangani Sampdoria pada awal musim ini.

Dari tiga pertandingan awal Serie A, Sampdoria belum meraih kemenangan. Mereka sekali kalah saat melawan AC Milan dan dua kali bermain seri kontra Sassuolo dan Inter Milan. Hingga pekan ketiga, Sampdoria masih berkutat di peringkat ke-15.

Sementara itu, tambahan satu poin membuat Inter gagal menggusur Napoli di puncak klasemen. Anak asuh Simone Inzaghi pun masih berpeluang digeser Lazio, AS Roma, serta AC Milan yang belum bermain hingga berita ini diturunkan.

Baca Juga: Christian Eriksen Hanya Diperbolehkan Main di Serie A Jika Lepas Defibrillator

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Lifestyle

9 Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19