Kompas TV internasional kompas dunia

Dituduh Gagal Atasi Pandemi, Eks Menteri Kesehatan Prancis Diseret ke Pengadilan

Sabtu, 11 September 2021 | 23:12 WIB
dituduh-gagal-atasi-pandemi-eks-menteri-kesehatan-prancis-diseret-ke-pengadilan
Mantan Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn. (Sumber: Wikimedia)

PARIS, KOMPAS.TV - Mantan Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn didakwa terkait penanganan pandemi Covid-19 yang dipimpinnya. Buzyn didakwa telah "membahayakan hidup orang banyak" oleh jaksa penuntut di pengadilan khusus di Prancis. Pengadilan ini khusus dibuat untuk menuntut akuntabilitas kementerian.

Penyidik di pengadilan khusus tersebut memutuskan bahwa terdapat cukup bukti untuk menuntut Buzyn. Bekas anggota kabinet Emmanuel Macron ini menghadiri sidang pada Jumat (10/9/2021) waktu setempat.

Saat awal pandemi Covid-19, Buzyn disebut meremehkan virus tersebut. Pada Januari 2020, ia menyatakan bahwa "risiko penyebaran virus corona di tengah masyarakat sangat kecil". Pernyataannya terbukti keliru.

Pernyataan-pernyataaan Buzyn pada awal pandemi dikritik secara luas. Begitu pula dengan langkah-langkah penangan pemerintah Prancis, terutama pada awal pandemi.

Baca Juga: Unjuk Rasa Kritik Penanganan Pandemi, Pemerintah Dituding Tidak Serius

Tuntutan terhadap Buzyn sendiri merupakan bagian dari investigasi menyeluruh terhadap penanganan pandemi oleh pemerintah Prancis. Suksesor Buzyn, Olivier Veran pun dilaporkan akan dipanggil oleh pengadilan yang sama.

Sementara itu, Buzyn mengaku tidak takut dituntut. Ia mengaku sudah mengingatkan pemerintah mengenai ancaman pandemi pada Januari. Ia menyebut pengadilan ini akan menjadi "kesempatan bagus untuk menjelaskan dan menegakkan kebenaran".

"Saya tidak akan membiarkan tindakan pemerintah atau tindakan saya sebagai menteri didiskreditkan ketika kami berusaha sangat keras mempersiapkan negara untuk menghadapi krisis kesehatan global yang masih berlangsung," kata Buzyn dikutip The Guardian.

Buzyn sendiri meninggalkan pos menteri kesehatan pada Februari 2020 demi mencalonkan diri sebagai wali kota Paris, tetapi pencalonannya gagal. Kini ia meninggalkan politik dan bergabung dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Cegah Aborsi, Pemerintah Prancis akan Gratiskan Kontrasepsi

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

Sumber : The Guardian


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19