Kompas TV nasional peristiwa

Cegah Lapas Kebakaran Lagi, Menkumham Yasonna Minta Pengguna Narkotika Direhabilitasi saja

Jumat, 10 September 2021 | 20:26 WIB
cegah-lapas-kebakaran-lagi-menkumham-yasonna-minta-pengguna-narkotika-direhabilitasi-saja
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly saat melakukan konferensi pers di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) siang. (Sumber: KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL )

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan, peristiwa terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, menjadi momentum untuk memperbaiki situasi kelebihan penghuni di lapas-lapas seluruh Indonesia. Salah satu yang harus dilakukan adalah merevisi Undang-Undang Narkotika, agar pengguna narkotika cukup direhabilitasi, dan tidak perlu menjadi penghuni lapas.

“Solusi lewat regulasi, adalah perubahan Undang-Undang Narkotika. Barangkali, ini adalah momentum. Saya sudah bicara dengan pak Menko Polhukam (Mahfud MD) soal ini,” kata Yasonna Laoly, Jumat (10/09/2021).

Yasonna menyatakan, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol (Purn) Anang Iskandar dan sejumlah pakar pun sudah menyampaikan masukan soal perubahan Undang-Undang Narkotika. Jika pengguna narkoba tidak perlu masuk lapas, maka lapas tidak akan akan mengalami over capacity atau kelebihan penghuni.

“Kami setuju. Pengguna (narkoba) itu seharusnya tidak perlu masuk ke dalam (lapas). Ini akan mengurangi beban kami,” katanya.

Baca Juga: Yasonna Diminta Mundur, Begini Reaksi DPR RI

Dengan kelebihan penghuni, maka kondisi lapas menjadi sangat rentan. Karena, bisa saja ada penghuni yang menggunakan aliran listrik dengan tidak bertanggungjawab.

“Untuk masak, untuk memanaskan air dan lain-lain. Ini soal-soal yang sering kita temukan. Sehingga arus listrik bisa terganggu,” ujarnya.

Masalah lain yang digambarkan adalah potensi jumlah korban yang besar saat terjadi kebakaran seperti di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu lalu.

Yasonna menjelaskan, kelebihan penghuni terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang. Di blok C yang seharusnya berkapasitas 60 orang, dihuni hingga 122 orang.

Baca Juga: Tanggapi Desakan Mundur, Menteri Yasonna Laoly: Orang-Orang Usil Bicara, Silakan Saja

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

82 Kelurahan di Jakarta Rawan Banjir

Jumat, 15 Oktober 2021 | 03:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19