Kompas TV internasional kompas dunia

Puluhan Juta Warga Kelaparan, Taliban Sebut Afghanistan Butuh Bantuan Kemanusiaan

Kamis, 9 September 2021 | 15:22 WIB

QATAR, KOMPAS.TV – Juru bicara Kelompok Taliban Suhail Shaheen menyebut, saat ini Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan dari negara-negara tetanga dan negara-negara di kawasan regional.

Saat ini, ada sekitar 30 – 50 juta warga Afghanistan tengah kelaparan dan membutuhkan bantuan.

“Mereka sangat membutuhkan makanan dan bantuan sesegera mungkin. Orang-orang Afghanistan, mereka hidup di bawah garis kemiskinan, jadi ini adalah tantangan dan prioritas bagi kami”, pungkasnya dalam sebuah wawancara yang dikutip dari APTN (9/9).

Baca Juga: Bangun Hubungan dengan China, Ini Yang Diharapkan Taliban

Shaheen menyebut, selama 20 tahun belakangan, rakyat Afghanistan telah menderita.

“Kami tidak menginginkan bantuan ini untuk diri kami sendiri. Kami menginginkan ini untuk rakyat kami, karena rakyat kami, mereka telah banyak menderita karena 20 tahun terakhir dan ini adalah waktu kritis”, tambanya.

Selain membutuhkan bantuan kemanusiaan, Taliban juga membuka kerja sama dengan China dalam membangun Afghanistan.

Ia menyebut, menjalin hubungan baik dengan China adalah kebijakan dari Kelompk Taliban.

 “Kebijakan kami adalah  memiliki hubungan baik dengan China. Ini didasarkan pada kebijakan kami”, ungkah Shaheen dalam sebuah video wawancara yang dikutip dari APTN (9/9). 

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV, APTN


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19