Kompas TV bisnis perbankan

Kredit Macet Naik akibat Pandemi, Ini Solusi yang Ditawarkan Bankir ke Jokowi

Kamis, 9 September 2021 | 10:58 WIB
kredit-macet-naik-akibat-pandemi-ini-solusi-yang-ditawarkan-bankir-ke-jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengumumkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah daerah yang kini turun level hingga 30 Agustus 2021, Senin (23/8/2021). (Sumber: YouTube/Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Sejumlah bankir melaporkan kredit macet yang jumlahnya naik akibat pandemi ke Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Rabu (8/9/2021). Mereka pun mengusulkan sejumlah solusi untuk mengatasi itu, salah satunya skema pencadangan bank yang perlu distandarisasi. 

Pencadangan diperlukan untuk menjaga likuiditas bank saat kredit macet naik. Likuiditas adalah kemampuan bank untuk membayar utang atau kewajiban lainnya dalam jangka pendek. 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pencadangan perbankan nasional rata-rata sudah 150 persen. Namun ada juga perbankan yang pencadangannya kurang dari itu. 

"Ada usulan dari perbankan terkait dengan pencadangan terhadap NPL (non performing loan/kredit bermasalah)," kata Airlangga usai pertemuan. 

Baca Juga: Ini Cara Ajukan Keringanan Kredit ke Leasing Agar Debt Collector Tak Asal Sita

"Namun, pencadangan ini perlu diformulasi antara standar akuntingnya yaitu berbasis PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) dan perpajakan. Karena perbedaan pencadangan ini berakibat terhadap pembayaran perhitungan pajak. Dan Presiden meminta ini untuk dibahas lebih lanjut," ujarnya. 

Berdasarkan laporan keuangan masing-masing bank, tercatat BNI memiliki NPL paling tinggi di semester I tahun ini, yaitu 3,9 persen. Kemudian Bank Panin dan BRI masing-masing 3,3 persen, lalu Bank Mandiri 3,08 persen, Bank Danamon 3 persen, Bank CIMB Niaga 2,57 persen, dan BCA 2,4 persen. 

Sedangkan NPL rata-rata industri sebesar 3,22 persen. Jumlah itu naik dibandingkan semester I 2020 yang sebesar 2,89 persen. Namun, masih dibawah batas maksimal yang ditetapkan sebesar 5 persen. 

Kredit macet naik selama pandemi, karena banyak orang dan perusahaan yang keuangannya berantakan. Sehingga mereka kesulitan membayar utang dan bunganya kepada bank. 

 

Penulis : Dina Karina | Editor : Desy Afrianti

Sumber :




BERITA LAINNYA


Selebriti

Ini Lima Sumber Kekayaan Nagita Slavina

Kamis, 9 September 2021 | 10:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19