Kompas TV regional berita daerah

Antisipasi Kebakaran, Polres Cek Ketersediaan APAR di Lapas Sumedang

Kamis, 9 September 2021 | 08:25 WIB
antisipasi-kebakaran-polres-cek-ketersediaan-apar-di-lapas-sumedang
Kabag Ops Polres Sumedang bersama Kepala Lapas Sumedang mengecek kondisi APAR dan instalasi kelistrikan di dalam Lapas, Rabu (8/9/2021). (Sumber: KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)

SUMEDANG, KOMPAS.TV - Polres Sumedang melakukan pengecekan secara langsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kepala Bagian Operasional Polres Sumedang Kompol Djoko Susilo mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan guna mencegah potensi-potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

"Saya diperintah Pak Kapolres untuk mengecek kondisi Lapas, mulai dari instalasi kelistrikan dan ketersediaan APAR (alat pemadam api ringan)," kata  Djoko kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).

"Pengecekan ini juga sebagai bagian dari antisipasi dan langkah pencegahan (kebakaran). Semoga kejadian kebakaran di Tangerang tidak terjadi di Lapas Sumedang," sambungnya.

Baca Juga: Kebakaran Lapas Tangerang: Titik Api dari Kabel yang Terbuka Kena ke Plafon Tripleks lalu Menyebar

Hasilnya, Kepala Lapas Kelas II B Sumedang Imam Sapto menyebutkan bahwa mereka kekurangan APAR dan instalasi kelistrikan yang ada belum diganti sejak puluhan tahun yang lalu.

Imam membeberkan, saat ini Lapas Kelas II B Sumedang hanya memiliki tiga unit APAR dengan kondisi yang baru.

"Untuk ketersediaan APAR di lapas hanya tersedia tiga unit, tapi kondisinya baru semua. Idealnya memang harus ada di tiap blok. Jadi, kami masih kekurangan untuk APAR ini," ungkapnya.

Karena jumlahnya yang masih terbatas, Imam menjelaskan, ketiga APAR tersebut ditempatkan di depan pintu pos penjagaan, pos pengawasan, dan dapur.

Baca Juga: Korban Kebakaran Lapas yang Dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang Bertambah Jadi 10 Orang

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19