Kompas TV nasional peristiwa

Pengacara Luhut Siap Pidanakan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Rabu, 8 September 2021 | 23:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim pengacara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, akan memidanakan aktivis Haris Azhar dan koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti.

Haris dan Fatia akan dibawa ke meja hijau atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah dengan Undang-undang ITE.

"Tidak melakukan perbuatan yang sama ya tidak dipenuhi tentu kami meminta keadilan dan kita tetap akan berproses sesuai dengan somasi yang kami sampaikan yaitu proses baik pidana maupun perdata," ujar Juniver. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh pengacara Luhut, Juniver Girsang, kepada jurnalis KompasTV Glenys Octania, Rabu (8/9/2021).

Menurut Juniver, pihaknya sudah memberi waktu bagi Haris Azhar dan Fatia untuk menyampaikan permohonan maaf ke kliennya, namun tidak digubris.

"Melihat jawaban dan tidak ada pengakuan meminta maaf padahal sudah terbukti faktanya fitnah pencemaran, dengan sangat menyesal kami sudah berikan waktu dua kali untuk mediasi dan meminta maaf," lanjutJuniver.

Sementara itu pengacara Haris Azhar dan Kontras, Asfinawati, menyebut bahwa pihaknya sudah memberi jawaban atas somasi kedua yang dilayangkan pihak Luhut.

Asfinawati menjelaskan keberatan Menko Luhut didasari atas potongan pernyataan Fatia di channel Youtube Haris Azhar.

"Somasi itu mengambil sebagian pernyataan Fatia begitu. Mengambil main bermain. Sebenarnya Fatia bilang jadi Luhut bisa dikatakan bermain. Bisa dibilang menunjukkan kata kemungkinan dugaan potensi, ketika dipotong bermain-main ada pemotongan," tutur Asfinawati.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19