Kompas TV bisnis ukm

Tak Percaya Omongan Petani, Jokowi Konfirmasi ke Bupati, Ternyata Jawabannya Lebih Mengejutkan Lagi!

Rabu, 8 September 2021 | 15:23 WIB

PONOROGO, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo terlihat kaget saat berbincang dengan salah seorang petani di Ponorogo, yang mampu menghasilkan produk padi dan jagung sebanyak 9 – 14 ton dalam satu hektar.

Kejadian tersebut terekam saat dialog Jokowi dan petani di sela-sela acara peresmian Bendungan Bendo, yang disiarkan langsung dalam akun Youtube Sekretariat Presiden (8/9).

Jokowi membuka percakapan dengan menanyakan harapan petani dari bendungan yang baru diresmikan tersebut.

“Dengan adanya bendungan ini apa harapannya Pak?”, ungkap Jokowi kepada petani” (8/9).

“Dengan harapan ini, petani khusunsnya Ponorogo Selatan sangat bersyukur sekali, karena bisa memanfaatkan untuk petani”, kata petani kepada Jokowi.

“Panen berapa kali?”, tambah Jokowi membalas. 

“Kalau di tempat saya itu, panen 3 kali. Padi, padi, jagung Pak. Insya Allah dengan adanya bendungan ini, mungkin bisa 3 panen tanaman padi”, tutur Petani tersebut.

“Per hektar berapa ton sih Pak?”, sambung Jokowi.

“1 hektar 9 ton”, kata petani tersebut.

“Sembilan? Bener? Benihnya apa?”, ucap Jokowi sambil tidak percaya.

“Ciherang”, tambah petani tersebut.

Baca Juga: Satu Orang Ditangkap Saat Kunjungan Kerja Jokowi di Blitar, Komisi III: Polisi Jangan Berlebihan

Mendengar jawaban tersebut, Jokowi terlihat kaget bukan main. Ia kemudian mengkonfirmasi hal tersebut kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

“Pak Bupati, betul itu bisa 9 ton Pak?”, kata Jokowi.

“Iya Pak. Nggeh Pak. Bahkan di beberapa tempat kami punya benih-benih unggulan, namanya benih KIP. KIP itu Kreasi Insan Petani ciptaan masyarakat itu sendiri. Satu hektarnya bisa sampai 14 ton”, kata Bupati Ponorogo kepada Jokowi.

Mendengar jawaban tersebut, Jokowi semakin tidak percaya dan menanyakan, “sudah dicoba benar 14 ton?”.

“Sudah saya coba”, kata Sugiri sambil meyakinkan Jokowi.

“Kita sembilan aja sudah kaget, ini tambah lagi ada 14," kata Jokowi.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV, Sekretariat Presiden


BERITA LAINNYA


Selebriti

Sah! Kanye West Resmi Ganti Nama Jadi Ye

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:47 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19