Kompas TV regional wawancara

4 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Anak untuk Pesugihan

Selasa, 7 September 2021 | 13:14 WIB

GOWA, KOMPAS.TV - Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus penganiayaan anak berusia 6 tahun di Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka adalah kakek dan paman korban.

Keduanya dijerat pasal pidana dalam undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sementara itu, kedua orang tua korban hingga saat ini masih menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Dadi Makassar.

Kakek, paman, dan orang tua korban, diduga terlibat dalam penganiayaan korban demi ritual pesugihan.

Peristiwa yang menimpa bocah asal Desa Gantarang, Kabupaten Gowa, tersebut mengundang perhatian banyak pihak.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak polisi segera memproses hukum orang tua korban yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Tak hanya itu, KPAI juga meminta pemberatan hukuman bagi para pelaku.

Senin (6/9/2021), korban menjalani operasi mata di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Gowa.

Dokter menyimpulkan penglihatan mata korban bisa kembali normal namun harus menjalani masa pemulihan hingga enam bulan.

Polisi pun terus menyelidiki kasus pesugihan yang berujung penganiayaan anak tersebut. Selain telah menetapkan empat orang tersangka, polisi juga telah memeriksa lima orang saksi. yang terdiri dari warga dan paranormal.

Kekerasaan ekstrem terhadap seorang anak oleh keluarganya sendiri di Gowa, Sulawesi Selatan, mengundang keprihatinan publik.

Miris pula, penganiayaan diduga berlatar ritual pesugihan.

Mengapa kekerasan ekstrem di lingkaran keluarga bisa terjadi dan bagaimana pula penanganan terbaik bagi korban yang masih di bawah umur?

Simak pembahasannya bersama Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes E. Zulpan, Psikolog Forensik, Reza Indragiri, dan Ketua KPAI, Susanto.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19