Kompas TV internasional kompas dunia

Diculik! Begini Penampakan Presiden Guinea Alpha Conde Usai Kudeta Militer

Senin, 6 September 2021 | 13:05 WIB

GUINEA, KOMPAS.TV – Inilah penampakan Presiden Guinea Alpha Conde usai beredar kabar penculikan dirinya dalam sebuah upaya kudeta militer di Guinea pada 5 September 2021.

Dalam video yang beredar di media sosial ini, Presiden Alpha Conde terlihat dalam kondisi baik setelah serangan militer ke Istana Presiden. Namun, ia tampak enggan diajak berbicara dengan anggota militer.

Alpha Conde mulai berkuasa pada Desember 2010. Ia telah berkuasa lebih dari satu dekade. Militer pasukan khusus mengkudeta pemerintahan usai adanya amandemen konstitusi pada tahun 2020 yang memungkinkan presiden menjabat selama 3 periode.

Baca Juga: Kudeta di Guinea Usai Alpha Conde Ubah Konstitusi Jadi Presiden Tiga Periode

Militer Pasukan Khusus Guinea mengkudeta pemerintah. Mereka juga telah menangkap Presiden Guinea, Alpha Conde pada Minggu, 5 September 2021.

Dalam pernyataan perdana mereka setelah berhasil mengkudeta pemerintah, pasukan khusus ini memutuskan untuk membubarkan konstitusi pada Minggu, 5 September 2021.

Baca Juga: Militer Pasukan Khusus Kudeta Pemerintah Guinea, Presidennya Diculik!

"Kami telah memutuskan untuk membubarkan konstitusi karena kami akan menulis ulang konstitusi bersama kali ini untuk seluruh Guinea. Kami akan berkumpul bersama - empat wilayah, diaspora, orang Guinea di luar negeri. Bersama-sama, kami akan melaksanakan konsultasi inklusif untuk memutuskan masa depan negara ini,” ujar Kolonel Mamadi Doumbouya, Komandan Satuan Pasukan Khusus Angkatan Darat Guinea dilansir dari APTN (6/9/2021).

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV, APTN


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19