Kompas TV entertainment selebriti

Najwa Shihab Kritik Cara Saipul Jamil Bebas: Bisa Jadi Pemakluman Pelaku Kejahatan Seksual

Senin, 6 September 2021 | 06:56 WIB
najwa-shihab-kritik-cara-saipul-jamil-bebas-bisa-jadi-pemakluman-pelaku-kejahatan-seksual
Presenter sekaligus jurnalis Najwa Shihab (Sumber: Instagram/najwashihab)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bebasnya Saipul Jamil yang dinilai terlalu meriah hingga langsung muncul di acara televisi, nyatanya mengundang kritik sejumlah pihak.

Tak terkecuali Najwa Shihab. Dia yang menyoroti bagaimana pedangdut tersebut disambut dengan kalung bunga saat baru saja bebas.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Saipul Jamil bebas dari penjara dengan mengendarai Porsche merah dan dikalungi bunga.

Terlihat senyum mengembang di wajah Saipul sambil sesekali melambaikan tangan.

Melihat hal tersebut, Najwa Shihab melalui unggahan Instagramnya menyebut bahwa hal itu bisa menjadi pemakluman terhadap pelaku kekerasan seksual.

"Perilaku ini lama kelamaan bisa menjadi 'pemakluman' atas kekerasan seksual terhadap dua remaja yang dilakukannya," tulis Najwa Shihab, Minggu (5/9/2021).

Selain itu, dengan sambutan meriah yang diterima Saipul Jamil juga dapat membuat pelaku kekerasan seksual tidak merasa malu lagi tampil di depan publik.

Baca Juga: Karena Saipul Jamil, Angga Sasongko Tarik Distribusi Film Nussa & Keluarga Cemara untuk Stasiun TV

"Yang gak kalah bahaya, orang-orang bisa gak malu lagi kalau melakukan kekerasan seksual," ungkapnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab)

Selain itu, Najwa Shihab juga menaruh prihatin terhadap korban yang semakin takut untuk berbicara dan terbuka karena bebas melihat pelaku masih tampil di televisi.

Penulis : Dian Nita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Instagram @najwashihab



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Jumat, 3 Desember 2021 | 12:53 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19