Kompas TV nasional sapa indonesia

Data Pribadi Rentan Bocor, Kemenkominfo: RUU PDP Diharapkan Selesai Tahun Ini

Minggu, 5 September 2021 | 22:37 WIB

Penulis : Dea Davina

JAKARTA, KOMPAS.TV - Keamanan data pribadi semakin menjadi sorotan, seusai nomor induk kependudukan, dan sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo tersebar di dunia maya.

Nomor induk kependudukan Jokowi berasal dari laman resmi KPU pada bagian form calon Presiden RI untuk Pemilu 2019.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tak hanya nomor induk kependudukan Jokowi, data para pejabat juga tersebar dan saat ini sudah dirapikan dan ditutup.

Sebelumnya publik dihebohkan dengan dugaan kebocoran data 1,3 juta pengguna aplikasi electronic health alert card, e-HAC, dan sejumlah kebocoran data lainnya dari instansi pemerintah.

Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya melindungi data pribadi masyarakat.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong mengatakan, Pemerintah dan DPR sepakat untuk merampungkan pembahasan rancangan undang undang perlindungan data pribadi, RUU PDP.

Anggota Komisi I DPR, Muhammad Farhan mengingatkan, undang undang perlindungan data pribadi juga harus didukung dengan peningkatan literasi digital kepada masyarakat dan pemerintah.

Sementara Direktur Eksekutif Safenet, Damar Juniarto menyebut, undang undang perlindungan data pribadi harus didukung dengan membangun pangkalan data yang lebih aman.

Data pribadi yang bocor bisa dimanfaatkan untuk praktik kejahatan.

Seperti pembobolan kata sandi.

Data pribadi yang bocor juga bisa dimanfaatkan oleh perusahaan telemarketing, dan juga penipuan phising scamming, yaitu penipuan yang bertujuan mengambil semua data penting seseorang.

Kejahatan lainnya adalah pembobolan layanan pembayaran, pembuatan akun pinjaman daring, dan profiling  atau pendataan target politik.

Pemerintah dan DPR harus segera menyelesaikan pembahasan perlidungan data pribadi, sehingga semua data masyarakat aman dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu. 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19