Kompas TV nasional peristiwa

Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Bocor, Fadli Zon: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 3 September 2021 | 22:13 WIB
sertifikat-vaksin-presiden-jokowi-bocor-fadli-zon-jangan-saling-lempar-tanggung-jawab
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon  (Sumber: KOMPAS.com/Haryantipuspasari)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mempertanyakan bocornya sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di internet. Dia mengatakan harus ada pihak yang bertanggung jawab soal kebocoran data pribadi.

“Harusnya ada yang bertanggung jawab terhadap data itu. Siapa? Apakah Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemeterian Kesehatan. Saya kira ini harus ada yang bertanggung jawab,” ujar Fadli Zon.

Fadli Zoon menyatakan bahwa kebocoran data pribadi harus menjadi perhatian serius semua pihak. Sebab, seharusnya tidak ada pihak yang menyebarkan data pribadi publik ke internet atau sosial media.

Baca Juga: Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Puan Tagih Janji Pemerintah Selesaikan Pembahasan RUU PDP

“Ini memang menjadi perhatian kita. Data dan informasi pribadi itu kan tidak boleh diumbar atau diungkap ke publik,” paparnya.

Karena itu harus segera diketahui siapa pihak yang menyebabkan kebocoran data pribadi.

Menurutnya, jika bisa diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab, maka bakal lebih mudah untuk mengatasi persoalan ini.

Baca Juga: Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Presiden Didesak Tindak Tegas Pelanggaran Aplikasi PeduliLindungi

“Kita berharap kebocoran ini harus segera ada yang bertanggung jawab sehingga gampang untuk menutup kebocoran. Jangan saling lempar tanggung jawab,” ujarnya.

Dia mengingatkan data pribadi yang bocor, sangat rentan untuk disalahgunakan. Apalagi, data pribadi seperti setifikat vaksin yang memuat sejumlah keterangan mengenai pemegangnya.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19