Kompas TV regional kriminal

Sakit Hati, Pria di Karawang Tega Membunuh Mantan Istrinya

Kamis, 2 September 2021 | 17:36 WIB

KARAWANG, KOMPAS.TV - Seorang mantan suami di Karawang, Jawa Barat tega membunuh mantan istri karena sakit hati.

Pelaku terlibat cekcok dengan korban di tengah jalan dan mendorong korban hingga terjatuh ke aspal dan tewas.

Dengan tangan terborgol, Aca yang berusia 63 tahun ini harus menghabiskan usia senja di dalam penjara.

Ia ditangkap polisi lantaran menganiaya sang mantan istri, Romlah hingga tewas.

Aca yang telah bercerai dengan Romlah 2 tahun lalu ini mengaku sakit hati karena korban kerap menghina pacar pelaku.
 

Baca Juga: Petunjuk Baru Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Bekas Tanah di Tubuh Korban dan Sepatu Putih

Niat jahat muncul di kepala Aca, pada Minggu 29 Agustus ia mendatangi rumah Romlah, namun karena korban tak di rumah ia pun berusaha mencarinya.

Mereka bertemu di Jalan Dusun Rawamanuk, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Aca yang telanjur emosi lalu mendorong korban hingga terjatuh dari motor, kepala korban membentur aspal dan tewas di lokasi kejadian.

Meski awal kejadian warga sempat mengira korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas, namun misteri kematian korban kini telah terungkap.

Aca ditangkap di rumahnya di Kecamatan Pedes, Karawang 5 jam usai penemuan jenazah.

Ia pun harus mendekam di penjara dengan ancaman hukuman selama 9 tahun.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19