Kompas TV regional budaya

Pameran Karya Seni Terakhir Seniman Rudi Corens, Inisiator Pendiri Museum Anak Kolong Tangga

Kamis, 2 September 2021 | 17:06 WIB
pameran-karya-seni-terakhir-seniman-rudi-corens-inisiator-pendiri-museum-anak-kolong-tangga
RC. Studio Yogyakarta menyelenggarakan pameran karya seni bertajuk “Things That I See” untuk memperingati kepergian Rudi Corens, seniman dan kurator Museum Anak Kolong Tangga. (Sumber: visitingjogja.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV – Memperingati satu tahun kepergian seniman Rudi Corens, tepatnya pada 2 September 2020, RC. Studio Yogyakarta menyelenggarakan pameran karya seni bertajuk 'Things That I See'. Karya-karya yang dipamerkan adalah berupa seni patung dan wallhangings.

Semua karya seni alm. Rudi Corens merupakan hasil keresahannya terhadap lingkungan sekitar, alam, pola asuh keluarga dan apa pun yang terjadi di belahan dunia belakangan ini.

Rudi Corens adalah seniman dan kurator Museum Anak Kolong Tangga yang sekarang lebih dikenal dengan Museum Pendidikan dan Mainan Kolong Tangga. Museum mainan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Penamaan Museum Kolong Tangga itu sendiri dikarenakan letak bangunannya persis berada di bawah tangga Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) lantai dua yang terletak di Jl. Sri Wedani No. 1, Yogyakarta, tepatnya di belakang Taman Pintar (dahulu pusat perbelanjaan).

Rudi Corens berasal dari Belgia dan sudah tinggal di Yogyakarta sekitar 30 tahun. Pada awal berdirinya museum tersebut, Rudi Corens menyumbangkan sekira 1.500 buah koleksi mainannya kepada Yayasan Dunia Damai.

Baca Juga: Gelar Pameran Seni Mukti Negeriku, S. Sudjojono Center Hadirkan Lukisan Pertempuran Sultan Agung

Ia ingin koleksi ini bisa menjadi gambaran permanen tentang kehidupan anak sehari-hari di masa lampau.

Melalui pameran ini, RC. Studio Yogyakarta juga ingin menyampaikan kepada masyarakat secara luas, terutama masyarakat Yogyakarta bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sesungguhnya tidak membatasi ruang gerak kita, termasuk aktivitas seni.

Artinya, aktivitas seni di Yogyakarta masih tetap hidup dan tumbuh serta dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Adapun, pameran tersebut akan berlangsung dari 2 September - 30 Oktober 2021 bertempat di RC. Studio Yogyakarta, Jl. Tirtodipuran No. 26, Mantrijeron, Yogyakarta. Pembukaannya akan disiarkan secara offline dengan tamu undangan khusus dan secara online. Dihadiri pula oleh artis senior, Mami Kartika Affandi dan akan dimeriahkan oleh penampilan khusus Jemek Supardi.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas.tv


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19