Kompas TV regional hukum

Cari Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Anjing Pelacak Dikerahkan

Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:02 WIB

KOMPAS.TV - Polisi kembali melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Para saksi dihadirkan bersamaan untuk diperiksa dengan bantuan anjing pelacak.

Kuasa hukum telah menyiapkan seorang caddy golf untuk membuktikan suami korban tidak bersalah.

Polisi kembali menggelar olah tempat kejadian perkara sebagai lanjutan penyelidikan kasus tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Olah TKP lanjutan digelar di rumah, tempat korban Tuti Suhartini alias Enung dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas.

Sejumlah saksi yang merupakan anggota keluarga keduanya dihadirkan untuk mengklarifikasi hasil temuan polisi. Termasuk Yosep suami sekaligus ayah korban dan Mimin istri muda Yosep.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak, Polisi Kembali Periksa Keluarga Korban

Para saksi juga diminta duduk melingkar untuk diperiksa dengan bantuan anjing pelacak. 

Satu demi satu saksi diperiksa. Namun, polisi masih belum juga menentukan siapa pelaku pembunuhan itu.

Sementara itu, kuasa hukum suami korban berharap polisi segera menetapkan tersangka, agar tidak saling tuduh di antara keluarga korban.

Berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat telah membuat sejumlah pihak merasa tersudut termasuk suami korban.

Pihak kuasa hukum Yosep kini juga telah menyiapkan saksi seorang caddy golf yang bisa memperkuat alibi bahwa Yosep tidak bersalah.

Baca Juga: Viral! Tukang Parkir Dianiaya dan Ditodong Senjata Api oleh 3 Orang Pelaku

Polisi memang sangat hati-hati dalam mengungkap kasus ini. Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri juga diterjunkan untuk memeriksa langsung barang bukti yang sudah dikumpulkan.

Pemeriksaan secara mendetil dilakukan untuk mencari bukti-bukti jejak pelaku. Pemeriksaan meliputi pengambilan sidik jari hingga sampel DNA di sejumlah barang bukti.

Meski mengaku sudah menemui titik terang terkait pelaku pembunuhan, polisi masih belum menentukan tersangka. Ada 25 orang sudah diperiksa saksi, termasuk suami dan istri mudanya.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19