Kompas TV regional hukum

Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak, Polisi Kembali Periksa Keluarga Korban

Senin, 30 Agustus 2021 | 16:08 WIB

KOMPAS.TV - Dua belas hari pasca pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, polisi kembali memeriksa sejumlah keluarga korban. Kali ini Tim Labfor dari Mabes Polri yang dikerahkan untuk mengungkap kasus kematian.

Dua belas hari pasca pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang Jawa Barat, polisi masih belum juga menentukan pelaku pembunuhan. Beragam spekulasi beredar luas di masyarakat tentang siapa pelaku pembunuhan sadis itu .

Suami korban, Yosef disebut-sebut kini sangat terpukul. Selain kehilangan anak dan istrinya sekaligus, kini Yosef menjadi salah satu orang yang paling dicurigai sebagai pelaku.

Meski banyak kecurigaan yang mengarah padanya, namun kuasa hukum menilai Yosef memiliki alibi yang kuat untuk membantah kecurigaan itu.

Baca Juga: Pelaku Belum Ditemukan, Polri Masih Ambil Sidik Jari dan DNA di TKP Pembunuhan Ibu Anak di Subang

Yosef tak menginap di rumah istrinya Tuti di malam kejadian. Yosef baru tiba di TKP sekitar pukul 7 pagi tanggal 18 Agustus 2021 lalu.

Kedatangannya kala itu adalah untuk mengambil peralatan golf. Yosef juga memiliki janji temu dengan seorang caddy golf dan itu dibuktikan dengan pesan singkat keduanya sekitar pukul 6.30 pagi.

Tim dari Laboratorium Forensik Mabes Polri kini diterjunkan untuk memeriksa langsung barang bukti yang sudah dikumpulkan. Pemeriksaan secara mendetil dilakukan untuk mencari bukti-bukti jejak pelaku. Pemeriksaan meliputi pengambilan sidik jari hingga sampel DNA di sejumlah barang bukti.

Penyelidikan terus dilakukan dan polisi sangat berhati-hati dalam menentukan siapa pelaku sebenarnya.

Baca Juga: Teka Teki Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kerabat Kenang Amalia Punya Rencana untuk Menikah

Polisi juga kembali memanggil anak tertua dan sejumlah anggota keluarga korban. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami keterangan para saksi.

Meski mengaku sudah menemui titik terang terkait pelaku pembunuhan, namun polisi masih belum menentukan tersangka. 25 orang sudah diperiksa saksi, termasuk suami dan istri mudanya.

Sejumlah keluarga korban turut dimintai keterangan tentang hubungan kedua korban dengan keluarga.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19