Kompas TV nasional peristiwa

Pengusaha Konveksi Bayar Rp 40 Juta ke Staf untuk Begal Sopir Taksi Online di Makassar

Senin, 30 Agustus 2021 | 00:03 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Polisi menangkap seorang pengusaha yang diduga mendalangi pembegalan taksi online di Makassar, Sulawesi Selatan. Pengemudi yang menjadi korban kejahatan itu sempat disekap dan dibuang di kawasan perbatasan provinsi Gorontalo.

Polisi mengatakan tersangka otak begal taksi online yang ditangkap itu adalah seorang perempuan yang disebut sebagai pengusaha konveksi.  

Polisi juga menangkap tiga rekan pengusaha tersebut. Keempatnya telah tiba di Makassar lewat Bandara Hasannudin untuk menjalani proses hukum.

Polisi mengatakan pelaku beserta tiga stafnya ini ditangkap di sebuah hotel di Jakarta. Dalam kasus begal taksi online ini, total sudah ada tujuh tersangka yang telah ditangkap.

Kanit Jatanras Porlestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto menjelaskan perempuan yang ditangkap ini memberikan upah sebesar Rp 70 juta kepada stafnya dan tiga eksekutor di Makassar untuk melancarkan aksi kejahatan.

Kini polisi masih mendalami motif lain dari kasus begal taksi online yang terjadi pada 6 Agustus lalu.

Sebelumnya anggota polisi dari  unit Jantaras Polrestabes Makassar sudah menangkap tiga pelaku perampokan dan penculikan terhadap sopir taksi online di Makassar yang sempat disekap dan di buang di wilayah perbatasan provinsi Gorontalo.

Penangkapan  tiga  pelaku dilakukan di sejumlah lokasi berbeda di Kota Makassar. Polisi juga menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis badik yang digunakan untu menodong korban.

Polisi mengatakan dalam aksinya pelaku mengaku mendapat upah hingga Rp 40 juta dari pengusaha asal Jakarta yang menjadi otak kejahatan ini.

Dalam peristiwa yang terjadi pada 6 Agustus lalu itu, tiga pelaku juga sempat membawa kabur mobil milik korban. Korban sempat disekap selama sepuluh hari sebelum dilepas dan dibuang di kawasan perbatasan Gorontalo dengan kondisi mata, tangan, dan kaki terikat.
 

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SINAU

Kenapa Tabung Truk Molen Terus Berputar?

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:42 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19