Kompas TV klik360 sinau

Sampah Antariksa, Berbahayakah Bagi Bumi?

Jumat, 27 Agustus 2021 | 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sampah jika tidak segera diolah akan sangat mengganggu. Begitu juga dengan sampah antariksa. Sampah antariksa adalah benda buatan yang mengorbit pada bumi namun sudah tidak berfungsi lagi. 

Contoh sampah antariksa adalah seperti satelit yang sudah selesai masa kerjanya dan juga roket yang sudah selesai dalam mengorbitkan satelit. 

Selain satelit dan roket, serpihan-serpihannya juga akan menjadi sampah antariksa. Bahkan, sampah antariksa dalam bentuk serpihan ini lebih besar daripada roket atau satelit itu sendiri. 

Baca Juga: Wahana Antariksa China, Tianwen-1, Berhasil Mendarat di Planet Mars 

Lalu, apa ruginya jika sampah antariksa ini bertebaran? Sampah antariksa ini berpotensi mengganggu atau bahkan merusak satelit lain yang masih hidup. Meskipun ukuran sampah antariksa ini kecil, ia masih bisa menimbulkan kerugian yang besar. 

Hal ini dikarenakan sampah antariksa memiliki kecepatan tujuh kilometer perdetik untuk setiap lima kilogram sampah. Sehingga sangat berbahaya apabila menabrak satelit buatan lain. 

Jumlah sampah antariksa juga bertambah setiap hari. Banyaknya sampah antariksa ini berpotensi meningkatnya tabrakan antarbenda antariksa.

Video Editor: Novaltri Sarelpa
Video Grafis: Achmad Ilyas

Penulis : Edika ipelona

Sumber : Grid.bobo.id


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19