Kompas TV nasional update corona

Menkes: 34 Persen Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Booster

Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:14 WIB
menkes-34-persen-tenaga-kesehatan-sudah-disuntik-vaksin-booster
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. (Sumber: Dok. BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan sampai hari ini, Rabu (25/8/2021), sebanyak 34 persen tenaga kesehatan atau nakes sudah mendapatkan suntikan vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga. 

Jumlah tersebut sama dengan setidaknya 450.000 tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin booster dalam dua minggu terakhir. 

"Sampai hari ini cukup cepat, dalam dua minggu terakhir, mengenai suntikan para tenaga kesehatan, sudah kurang lebih 34 persen sumber daya kesehatan atau hampir 450.000 nakes," kata Budi pada rapat bersama dengan Komisi IX DPR, Rabu.

Budi mengatakan, per pagi tadi para nakes yang disuntik vaksin dosis ketiga menunjukkan antusiasme yang tinggi. 

Baca Juga: Menkes: Vaksin Covid-19 Johnson and Johnson Tiba di Indonesia Bulan Depan

Sebelumnya, Budi menuturkan, tenaga kesehatan belum sepenuhnya menerima saat pertama kali dilakukan vaksinasi dosis ketiga karena khawatir akan dampak penyuntikan dosis ketika dengan menggunakan platform yang berbeda.

"Pada saat pertama kali kita belum bisa menerima penuh dari para tenaga kesehatan karena takut ada dampak karena (vaksin) yang mixing (jenis berbeda), sekarang penerimaannya sudah jauh lebih tinggi," kata Budi. 

Dikatakannya, bagi para tenaga kesehatan yang tidak merasa nyaman dengan suntikan ketiga menggunakan platform lain yakni vaksin Moderna, maka Kementerian Kesehatan membuka opsi untuk vaksinasi menggunakan platform yang sama dengan suntikan dosis 1 dan 2.

"Para tenaga kesehatan yang suntik ketiganya tidak nyaman dengan platform berbeda kita buka opsi suntik ketiga boosternya dengan platform yang sama," kata Budi. 

Baca Juga: Heboh Banyak Pejabat Sudah Disuntik Booster Vaksin, Melanggar Aturan Kemenkes?

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19