Kompas TV nasional update

9 Saksi Diperiksa Terkait Surat Minta Sumbangan ke Pengusaha Bertandatangan Gubernur Sumbar

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:46 WIB

KOMPAS.TV - Kasus surat permintaan sumbangan, bertanda tangan Gubernur masih dalam penyelidikan polisi.

9 orang saksi telah diperiksa polisi.

Hingga saat ini polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sekda Provinsi Sumbar, Hansastri Matondang, dan orang dekat Gubernur Sumbar, Eri Santoso.

Dalam pemeriksaan, Hansastri membenarkan surat yang beredar untuk membuat buku profil potensi Sumbar dan berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sumbar.

Sedangkan Eri Santoso mengaku, dirinya yang mengenalkan 5 pelaku terduga kasus penipuan tersebut kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Polisi masih akan terus mendalami keterangan semua saksi, dan belum memutuskan untuk pemeriksaan terhadap Gubernur Sumbar.

Sebelumnya, surat permintaan sumbangan ke sejumlah pengusaha yang ditandatangani Gubernur Sumatera Barat untuk penerbitan buku profil beredar luas.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas , Elwi Danil, menilai ada indikasi korupsi terkait surat permintaan sumbangan bertanda tangan Gubernur Sumatera Barat, mahyeldi.

Elwi menilai, penegak hukum harus mendalami kasus ini dan memastikan ada tidaknya  unsur keterpaksaan dalam hal memberi sumbangan.

Jika  surat tersebut membuat orang merasa berat untuk tidak memberi,  hal ini  cukup untuk memenuhi unsur keterpaksaan psikis, seperti yang tertuang dalam  UU Nomor 20 Tahun 2001.
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x