Kompas TV internasional kompas dunia

Isi Kesepakatan Trump dan Taliban yang Sebabkan Jatuhnya Afghanistan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Amerika Serikat menarik pasukannya dari Afghanistan. Taliban pun menguasai hampir setiap kota di Afghanistan. Lalu mengapa Amerika Serikat sepakat untuk meninggalkan Afghanistan setelah berperang selama 20 tahun?

Dilansir dari BBC Indonesia (20/8/2021) Konflik antara AS dan Taliban menjadi perang terlama bagi Amerika Serikat. Ini juga menyebabkan kerugian sekitar USD 978 Miliar dan menewaskan 2.300 orang.

Sementara jumlah tentara AS yang terbunuh setiap tahun relatif rendah setelah mereka secara resmi mengubah peran dalam bentuk pelatihan pada 2014, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan pada 2019 bahwa "lebih dari 45.000 personel keamanan Afghanistan telah membayar pengorbanan terakhir" dalam lima tahun sebelumnya.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump akhirnya bernegosiasi dengan Taliban. AS dan Taliban menandatangani kesepakatan pada Februari 2020.

Baca Juga: Gubernur Perempuan di Afghanistan Ditangkap Taliban

AS sepakat menarik sisa-sisa pasukan dari Afghanistan. Taliban juga sepakat tak akan membiarkan Al-Qaeda atau kelompok ekstremis lainnya beroperasi di wilayah yang mereka kuasai.

AS juga menyatakan 5.000 tahanan Taliban akan ditukar dengan 1.000 pasukan keamanan Afghanistan. Sanksi terhadap kelompok militan Islam juga akan dicabut.

Taliban kemudian berencana akan bernegosiasi dengan pemerintah Afghanistan untuk menentukan bagaimana dan oleh siapa negara tersebut akan diperintah.

Video Editor: Vila Randita

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV, APTN


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19