Kompas TV entertainment film

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Menang di Festival Locarno, Ini Cerita Sang Sutradara

Selasa, 17 Agustus 2021 | 20:42 WIB
seperti-dendam-rindu-harus-dibayar-tuntas-menang-di-festival-locarno-ini-cerita-sang-sutradara
Poster film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. (Sumber: Instagram/@sepertidendamfilm)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sutradara film berjudul ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’, Edwin, mengungkapkan kesannya saat tahu film garapannya menang di Locarno International Film Festival 2021.

Film ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ berhasi membawa pulang Golden Leopard, penghargaan tertinggi di festival internasional tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (17/8/2021), Edwin menceritakan tujuannya mendaftarkan film yang diadaptasi dari novel Eka Kurniawan ini ke Locarno International Film Festival 2021.

Baca Juga: Angin Segar Perfilman Indonesia: ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ Raih Golden Leopard

Sederhana saja, Edwin ingin memperkenalkan film karya Indonesia ke kancah internasional agar lebih banyak ditonton. Ia bahkan tidak berniat untuk menggaet penghargaan Golden Leopard.

“Iya, jadi intinya film itu pengin ditonton sebanyak mungkin, di macam-macam tempat baik kalau dalam konteks sekarang di Indonesia atau di luar negeri,” kata Edwin.

“Intinya bukan menangnya, ini bukan perlombaan, tujuannya untuk memperkenalkan film ini ada di mana-mana, di pasar film internasional, supaya banyak lagi yang nonton,” ucapnya.

Secara kebetulan, kata Edwin, proses produksi dan editing film ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ ini selesai bertepatan dengan pendaftaran Festival Locarno dibuka.

“Secara tanggal juga dekat dan juga punya tempat tersendiri,” kata dia.

Baca Juga: Film "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" Tayang Perdana di Locarno Film Festival 2021

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Opini

Václav Havel

Selasa, 30 November 2021 | 05:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19