Kompas TV entertainment selebriti

Merasa Dirisak, Kartika Putri Pilih Serahkan Semua pada Hukum yang Berlaku

Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:23 WIB
merasa-dirisak-kartika-putri-pilih-serahkan-semua-pada-hukum-yang-berlaku
Polemik Kartika Putri dan Dokter Richard Lee, kini gagal mediasi. (Sumber: Instagram/@kartikaputriworld)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Artis peran Kartika Putri memberi respons terhadap petisi yang meminta untuk membebaskan doker Richard Lee dan memenjarakan dirinya. Ia mengatakan apapun yang disampaikan di media sosial pada akhirnya dirisak sejumlah netizen.

Kartika Putri mengaku akan menyerahkan perkaranya kepada kuasa hukum yang telah ditunjuknya.

"Saya sekarang sudah dititik untuk menyerahkan ke kakak saya dan om saya selaku kuasa hukum saya," kata Kartika Putri dikutip dari Youtube KH Entertainment, Sabtu (14/8/2021).

Menanggapi petisi itu, artis yang kerap di sapa Karput ini lebih memilih percaya kepada hukum di Indonesia.

Baca Juga: Sindir Dokter Richard Lee, Kartika Putri: Dia Sendiri Melanggar Hukum, Saya yang Dibully Habis

"Petisi itu kan sesuatu yang bisa dibuat, jaman sekarang apa sih yang nggak bisa dihacker, semua aja bisa dihacker, apalagi cuman sebuah petisi," ujarnya.

"Jadi kalau ada petisi yang ingin memenjarakan saya, ini kan negara hukum ini kan (urusan) penegak hukum," tambahnya.

Penangkapan dokter kecantikan, Richard Lee membuat pemain sinetron "Dunia Terbalik" ini panen komentar miring dari netizen. 

"Karena dititik ini saya serba salah, saya bicara fakta dibelokkan, dibully, saya diam juga dibully, digiring opini sedemikian rupa," ungkap Kartika Putri.

Baca Juga: Dituduh Nyogok Polisi untuk Tangkap Dokter Richard Lee, Kartika Putri: Jangan Fitnah

Penulis : Dian Nita | Editor : Purwanto

Sumber : Youtube


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Level PPKM Turun, Ekonomi Menggeliat

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:55 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19