Kompas TV nasional sapa indonesia

Kasus Dokter Richard Lee, Bagaimana Duduk Perkara Hukumnya?

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 13:16 WIB

KOMPAS.TV - Kisruh kasus Dokter Richard Lee yang sebelumnya dilaporkan artis Kartika Putri atas dugaan pencemaran nama baik akibat mengulas salah satu produk skincare yang diiklankan Kartika berbuntut penetapan tersangka.

Penetapan tersangka ke Dokter Richard Lee oleh polisi adalah atas kasus dugaan ilegal akses.

Bagaimana sebenarnya duduk perkara hukum kasus ini? Dan apakah ada kaitannya dengan perlindungan konsumen dalam kasus ini?

Sebelumnya pada 11 Agustus 2021 pagi, Richard Lee ditangkap polisi atas kasus dugaan akses ilegal dan upaya penghilangan barang bukti.

Hal tersebut berdasarkan laporan polisi 9 Agustus 2021 tentang adanya ilegal akses dan juga pencurian barang bukti yang ada di akun, berdasar pada hasil penyelidikan yang ditemukan.

Polisi menjelaskan bahwa penangkapan Richard Lee secara paksa itu berbeda dengan laporan pencemaran nama baik oleh artis Kartika Putri pada Februari 2021.

Laporan tersebut berawal dari ulasan produk perawatan kulit atau skincare melalui channel YouTube milik Richard Lee, yang kebetulan produk skincare tersebut diiklankan oleh Kartika Putri. Keduanya juga sempat berseteru di media sosial.

Dokter Richard Lee dijerat dengan Pasal 30 UU ITE dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19