Kompas TV nasional politik

Elektabilitas Ganjar Lebih Unggul Ketimbang Puan, PDIP: Yang Kita Cari Bukan Presiden Survei

Jumat, 13 Agustus 2021 | 19:30 WIB
elektabilitas-ganjar-lebih-unggul-ketimbang-puan-pdip-yang-kita-cari-bukan-presiden-survei
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengatakan, pihaknya akan menentukan calon presiden (capres) berdasarkan pilihan rakyat bukan hasil  survei atau pun media sosial.

Meski demikian, Politisi PDIP Arteria Dahlan mengaku tetap menghormati hasil survei yang dikeluarkan Charta Politica.

Demikian Arteria Dahlan mengomentari hasil survei Charta Politica yang menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo 16,2 persen sementara Puan Maharani hanya 0,7 persen di Kompas TV, Jumat (13/8/2021).

“Tapi ending-nya itu nanti di 2024 yang kita cari itu bukan presiden survei atau presiden hasil media sosial, tapi presiden yang betul-betul dipilih oleh rakyat,” ujarnya.

“Jadi bersabarlah, kami pun belum tahu siapa yang akan direkomendasikan, tapi kok sudah dihadap-hadapkan seperti ini.”

Baca Juga: Survei Charta Politika: Angka Ketidakpuasan Masyarakat pada Presiden Jokowi Naik Tajam

Di samping itu, Arteria Dahlan menegaskan hingga kini Puan Maharani juga belum bergerak apa pun untuk 2024.

Saat ini, lanjut Arteria Dahlan, putri Megawati Soekarnoputri itu masih sibuk untuk menangani pandemi Covid-19.

“Kalau saat ini dikatakan Mbak Puan (dalam survei elektabilitas pilpres 2024), Mbak Puan belum bergerak, Mbak Puan itu masih sibuk menerima aspirasi, menerima keluhan,” jelasnya.

“Bagaimana oksigen langka, bagaimana bansos langka, bagaimana itu yang terkonfirmasi covid-19 masih tinggi tapi datanya sudah rendah, bagaimana kebijakan PPKM yang katanya menyengsarakan rakyat, ini yang sedang diselesaikan Mbak Puan.”

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19