Kompas TV regional berita daerah

Demi Bertahan Ditengah Pandemi, Warung Makan Diberi Nama Kedai Corona

Jumat, 13 Agustus 2021 | 12:45 WIB

GORONTALO, KOMPAS TV - Pandemi covid 19 membuat banyak orang takut akan bahaya dari virus karena mengancam kesehatan, namun hal itu dimanfaatkan oleh Ismail Pakaya salah satu pedagang warung makan yang  berada di Desa Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango, Gorontalo.

Demi bertahan di tengah pendemi Ismail Pakaya memberi nama  warung makannya menjadi Kedai Corona.

Ismail menjelaskan, nama Kedai Corona ini berawal saat pendemi mulai menyebar di Gorontalo pada 2020 lalu, saat itu Pemerintah Provinsi Gorontalo menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

Di Tengah pembatasan warung makan yang sebelumnya bernama Warung Dandung tersebut bangrut,  karena sepi pembeli.

Tak ingin menyerah dengan keadaan, Ismail kembali perlahan membuka usahanya, namun karena virus corona yang masih terus menyebar dan menjadi pembahasan dikalangan masyarakat, ia pun mengganti nama warung makannya menjadi Kedai Corona.

Sejak diberi nama Kedai Corona, warung makan ini tak pernah sepi dari pembeli, bahkan hampir setiap hari menu makanan di kedai corona habis terjual.

Baca Juga: Jelang pembukaan sekolah, 42.000 Anak Usia 12-17 Tahun Di Gorontalo Akan Divaksinasi

Selain namanya yang unik, menu makanan yang di jual di kedai corona ini merupakan menu makan favorit masyarakat Gorontalo yakni bebek bumbu khas Gorontalo yang dijual dengan harga terjangkau.

Meski kedai corona ini tak pernah sepi dari pembeli namun Ismail tetap memperluas pelanggannya dengan menjajakan menu makanan di media sosial, karena di tengan pembatasan sosial akibat pandemi covid 19 ini cukup mempengaruhi penghasilan pedagang di Gorontalo.

 

#Kedai Corona  #Pandemi  #Gorontalo

Penulis : KompasTV Gorontalo

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19