Kompas TV regional berita daerah

Berencana Fasilitasi Tes Antigen dengan Harga Terjangkau, Bupati Banyumas: Maksimal Rp 70.000

Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:35 WIB
berencana-fasilitasi-tes-antigen-dengan-harga-terjangkau-bupati-banyumas-maksimal-rp-70-000
Ilustrasi Test Antigen (Sumber: Kompas.com)

PURWOKERTO, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah berencana memfasilitasi tes antigen untuk masyarakat umum dengan harga yang terjangkau.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan, pihaknya selaku penyedia alat tes antigen akan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan atau laboratorium setempat sebagai pelaksanaannya.

"Kami dapat gratis alat tes antigen dari Pemprov (Jawa Tengah), tapi Dinas Kesehatan masih pikir-pikir. Ini baru ide saya," kata Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (12/8/2021).

Apabila gagasannya itu berhasil dilakukan, Husein yakin, biaya untuk menggelar tes antigen untuk masyarakat dapat ditekan sehemat mungkin.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Penumpang Pesawat Boleh Pakai Hasil Tes Antigen Tetapi Wajib Sudah Vaksin Dua Dosis

"Nanti saya coba satu (tempat) dulu, dengan alat antigen gratis dari pemerintah, jadi (masyarakat) cuma bayar jasanya. Saya minta maksimal biayanya Rp 70.000" tutur Husein.

Melansir Kompas.com, wacana fasiliitas tes antigen dengan biaya terjangkau tersebut juga bakal dilaksanakan dengan sistem drive thru untuk permulaanya.

"Pendaftaran juga dilakukan secara online, agar tidak berkeruman. Drive thru bisa (digelar) di Alun-alun Purwokerto dan dalam sehari kuotanya dibatasi 100 orang," terangnya.

Menurut Husein, rencana tentunya akan sangat membantu masyarakat, mengingat banyak yang memerlukan tes antigen untuk syarat perjalanan atau kepentingan lainnya.

Baca Juga: Naik Pesawat Kini Dapat Gunakan Tes Antigen, Tapi dengan Syarat Sudah Vaksin 2 Kali

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19